5 Alasan Penting Siapkan Rencana Darurat dalam Bisnis : e-Kompas.ID Economy - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

5 Alasan Penting Siapkan Rencana Darurat dalam Bisnis : e-Kompas.ID Economy



JAKARTA – Mengelola bisnis bukan hal yang mudah apalagi untuk pemula. Banyak yang menilai bahwa menjalankan bisnis adalah mengelola tugas administrasi dan operasional sehari-hari dalam menyediakan produk atau jasa kepada pelanggan.

Namun, mempersiapkan bisnis untuk menghadapi insiden atau bencana tertentu perlu dilakukan. Alasannya, agar usaha dapat menangani situasi dengan efektif. Pasalnya, insiden itu bisa menghancurkan bisnis-bisnis yang tengah berjalan, meski pada kasus tertentu juga membentuk bisnis baru.

Keadaan darurat biasanya terjadi secara tiba-tiba dan tak terduga. Jadi, waktu yang tersedia untuk mempersiapkan dan melaksanakan program darurat akan sangat terbatas. Anda harus mempersiapkan rencana jangka panjang untuk memecahkan masalah tersebut.

Baca Juga: 7 Peluang Usaha Murah Meriah di Bawah Rp500 Ribu

Berikut 5 alasan penting untuk membuat program darurat, seperti dikutip e-Kompas.ID dari Entrepreneur, Sabtu (11/12/2021):

1. Bisnis dapat Terus Bertahan

Federal Emergency Management Agency (FEMA) atau Badan Manajemen Darurat Federal mengungkap, 40% usaha kecil tak lagi dibuka setelah diterjang bencana. Tentu, data ini adalah alasan utama bahwa setiap bisnis harus memiliki rencana darurat agar tak bernasib sama.

Rencana respon darurat atau emergency response plan (ERP) dapat dilakukan dengan mengidentifikasi masalah utama atau memiliki akses ke vendor pilihan. Kunci utama dalam rencana ini adalah cepat dan tegas. Dengan begitu, bisnis dapat memiliki peluang untuk kembali seperti semula setelah bencana menerjang.

Baca Juga: 4 Tips Memulai Bisnis Tanpa Pengalaman

2. Karyawan Perusahaan Menjadi Terdidik

Saat sebuah bisnis memberlakukan ERP, maka karyawannya akan menjadi orang-orang yang terdidik. Hal ini tentunya memberikan keuntungan bagi perusahaan maupun karyawan itu sendiri.

Karyawan yang terlibat dalam perencanaan ERP akan mempelajari dasar-dasar menanggapi situasi darurat, tingkat urgensinya, hingga peran mereka masing-masing saat bencana terjadi. Pengetahuan ini dapat memberikan dampak besar pada bisnis Anda, meski bencana cukup jarang terjadi.


3. Bisa Menemukan Mitra yang Sesuai

Aspek utama dalam ERP, selain ketegasan dan proses cepat, yaitu menemukan mitra atau vendor yang dapat membantu memulihkan kembali bisnis ke operasi semula. Dengan merencanakan ERP, Anda bisa memiliki daftar berbagai kontraktor yang telah terkoneksi dan mendapatkan layanan bantuan secepatnya.

Ciptakan hubungan baik dengan vendor. Sebab, kita tidak pernah tahu volume panggilan yang mereka terima kecuali saat benar-benar dalam kondisi bencana. perusahaan tertentu bisa membantu bisnis dengan menciptakan ERP dengan imbalan menjadi vendor utama.

4. Mempunya Lokasi Utama untuk Dokumen penting

Saat bencana terjadi, dikhawatirkan dokumen-dokumen penting dalam bisnis tak bisa diakses. Ini adalah persoalan serius yang harus menemukan solusi segera. Sayangnya, banyak pebisnis yang malah tak menghiraukannya.

ERP membuat bisnis Anda harus memiliki satu lokasi untuk menyimpan salinan digital dari dokumen penting yang ada. Meskipun Anda terkadang tak bisa menyiapkan setiap berkasnya, setidaknya sediakanlah cetak biru, informasi asuransi, dan dokumen sistem keselamatan kebakaran.

Dengan dokumen-dokumen tersebut, sumber daya manusia dapat menerima informasi yang benar sebelum mereka memasuki area tertentu. Bisnis Anda pun dapat memberikan arahan tanpa harus menempatkan diri dalam properti yang tidak aman.

Alasan ini jugalah yang menciptakan keuntungan lain berupa pengingat untuk memperbarui dokumen cadangan dalam periode tertentu.

5. Bisnis dapat Meningkatkan Manfaat Keselamatan dan Asuransi

ERP sebenarnya memiliki berbagai manfaat yang melimpah. Namun, alasan terakhir yang cukup krusial adalah ERP dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman. Sebab, Anda dan karyawan memiliki asuransi yang membuat operator asuransi tersebut harus memperhatikan bisnis Anda.

Umumnya, operator asuransi memang tidak akan secara khusus meminta perusahaan Anda untuk membuat ERP. Namun, mempersiapkannya tanpa diminta pasti akan membuat operator asuransi mana pun terkesan dengan ketegasan Anda.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *