5 Pesepakbola Indonesia yang Sukses Setelah Pensiun, Nomor 1 Anggota DPR Papua : e-Kompas.ID Bola - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

5 Pesepakbola Indonesia yang Sukses Setelah Pensiun, Nomor 1 Anggota DPR Papua : e-Kompas.ID Bola


Rentang waktu bagi pemain sepakbola tidak berlangsung lama. Karena faktor umur, serta babak-bakat muda yang terus bermunculan membuat beberapa pesepakbola ada yang beralih profesi dari dunia sepakbola, namun ada yang melanjutkan ke dunia si kulit bundar.

Sejumlah pesepakbola Indonesia juga melakukan hal serupa dengan meninggalkan dunia sepakbola. Beberapa di antaranya bahkan terjun ke dunia politik.

Berikut lima pesepakbola Indonesia yang suksea setelah pensiun dirangkum dari berbagai sumber:

5. Ferry Rotinsulu

Ferry Rotinsulu yang kini berusia 36 tahun telah memutuskan pensiun dari sepakbola Indonesia pada 2015 lalu setelah membela Sriwijaya FC selama 8 tahun. Sejak saat itu dia sibuk menjadi menjadi pelatih kiper Sriwijaya FC.

Selain menjadi pelatih, Ferry memiliki kesibukan lain. Dia menjadi seorang wirausaha yang membuka berbagai bisni. Ferry mempunya bengkel dan rumah makaan yang diberi nama Golazo.

Foto/Sriwijaya FC

Baca juga: 5 Pesepakbola dengan IQ di Atas 140, Nomor 1 Capai 170

Baca juga: 5 Calon Peraih Trofi Ballon dOr 2021 per Februari

4. Aji Santoso

Dia adalah salah satu pemain terbaik yang pernah memperkuat Tim Nasional Indonesia. Eks pemain yang menjadi bek sayap ini juga memiliki jiwa kepemimpinan sehingga dia sering ditunjuk menjadi kapten saat membela sejumlah klub yang dibelanya, seperti Arema.

Setelah memutuskan pensiun, Aji yang pernah menjadi asisten pelatih tim nasional U-23, mempunyai bisnis yang masih terkait dengan sepakbola. Dia mendirikan Aji Santoso Football Academy (Asifa) untuk pendidikan sepakbola bagi anak usia dini. Asifa berada di Kelurahan Mojolangu Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, Jawa Timur.

Foto/Persebaya Surabaya

3. Mursyid Effendi

Dia dilarang seumur hidup untuk bermain di kancah sepakbola internasional. Musababnya karena Mursyid dianggap terlibat pengaturan skor di turnamen AFF 1998. Mursyid mencetak gol ke gawang Timnas Indonesia, saat melawan Thailand.

Sejak pensiun, Mursyid tetap berkarier di dunia sepakbola dengan menjadi pelatih sekolah sepakbola, PON Jatim. Dia juga berkiprah di dunia usaha dengan membuka gelangang olahraga (GOR).

Foto/Persebaya Surabaya

2. Vennard Hutabarat

Perjalanan karier Vennard Hutabarat memang lebih mentereng di futsal. Namun tidak banyak tahu jika Vennard pernah berkarier bersama Persija Jakarta.

Setelah berkiprah di level junior, Veve pun ditarik memperkuat Persija senior pada awal perhelatan Liga Indonesia jilid dua dan bermain dengan Patar Tambunan, Mbeng Jean, Rahmad Darmawan, Widodo C. Putro dan Rochy Putiray.

Setelah meninggalkan karier sebagai pesepakbola dan futsal, Vennard menekuni bidang lain, namun masih terkait dengan sepakbola. Dia kerap membawakan acara-acara sepakbola serta menjadi komentar pertandingan sepakbola.

Foto/Persija Jakarta

1. Jack Komboy

Kamasan Jacob Komboy alias Jack Komboy adalah pemain sepakbola Indonesia, yang memperkuat lini pertahanan Persipura Jayapura. Pada 2008-2009 Jack Komboy ikut merasakan tim Mutiara Hitam raih gelar Indonesia Super League (ISL).

Usai meraih gelar itu, Jack Komboy tidak lagi masuk dalam skuad utama Persipura. Jack Kamasan Komboy memilih jalan sebagai anggota DRP Papua bersama Partai Hanura pada 2009. Loncat ke 2020, dia terpilih sebagai Ketua Komisi V DPR Papua yang membidangi olahraga.

Foto/DPR Papua



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *