BLT Subsidi Gaji Tak Cair dan Diganti Rp3,5 Juta dari Kartu Prakerja, Netizen Meradang : e-Kompas.ID Economy - e-Kompas.ID
Connect with us

Bisnis

BLT Subsidi Gaji Tak Cair dan Diganti Rp3,5 Juta dari Kartu Prakerja, Netizen Meradang : e-Kompas.ID Economy


JAKARTA – Penyaluran BLT subsidi gaji tidak lagi dilanjutkan oleh pemerintah di tahun ini. Insentif pekerja akan dialihkan ke Kartu Prakerja Rp3,5 juta. Padahal masih ada pekerja yang belum mendapatkan BLT subsidi gaji Rp2,4 juta dari target yang ditentukan.

Keputusan itu membuat sejumlah netizen yang merasa kebijakan itu amat tak adil ‘menyerang’ kolom komentar Instagram Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

“Cairin BSU termin 1 dan 2 saya woooy,” tulis akun Instagram @a*di_abdurah*an_h yang dikutip e-Kompas.ID, Senin (15/2/2021).

Baca Juga: Fakta BLT Subsidi Gaji Tak Dilanjutkan, Dananya Masuk ke Program Ini 

Kemudian, ada juga akun @al*i_wica*sono27 yang merasa tak adil jika BLT tersebut tak lagi dilanjutkan. Pasalnya, tahun lalu dirinya belum menerima bantuan sebesar Rp2,4 juta, padahal terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“BLT mulai termin 1 dan 2 belum menerima gimana kejelasanya padahal data di BPJS dah valid,” tulis akun @al*i_wica*sono27.

“Bsu lanjutkan termin 3,” tulis akun Instagram @b*la_a*rill*a.

“Termin 2 blm cair tolong lah min hak saya dan semua yg belum dapet kami nunggu min,” tulis akun @i*astr*berry.

Sementara itu, ada warganet yang mengaku akan mengadukan permasalahan ini ke Komisi IX DPR RI.

“Kalian bisa menghilangkan dashbord di SISNAKER sebagai penerima BSU tahap 2 yg sampai skrng blm terealisasi,,,,Kalian tlah membohongi ratusan ribu pekerja,,,,aduan akan sy sampaikan ke komisi 9 DPR RI,” tulis akun @y*piwah*yudi1.

Baca Juga:  8 Fakta BLT Subsidi Gaji Tak Dilanjutkan, Rp3,5 Juta dari Kartu Prakerja

Sebelumnya, Pemerintah menegaskan bahwa Bantuan Langsung Tunai (BLT) subsidi gaji Rp600 ribu untuk pekerja dihentikan tahun ini. Hal tersebut diungkap langsung Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah.

“Untuk BLT subsidi Rp600 ribu tidak ada anggaran yang dialokasikan dalam APBN 2021. Fokusnya ke insentif Kartu Prakerja,” ujar Ida, saat berkunjung ke perusahaan jamu dan kosmetik di Kabupaten Bekasi beberapa waktu lalu.

Dia menyebutkan, alokasi APBN 2021 untuk Kartu Prakerja cukup besar, yakni Rp20 triliun. Sehingga, kartu Prakerja tidak hanya untuk peningkatan kompetensi, tetapi juga insentif sehingga menjadi semi-bansos.

Kendati demikian, Ida tidak menjelaskan lebih lanjut perubahan skema kartu Prakerja karena kewenangannya berada di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

“Kartu Prakerja ada insentifnya dan tetap dilanjutkan. Tapi kartu Prakerja berada di bawah Menko Perekonomian, kami bagian dari program itu, kami punya pelayanan sisnaker yang memberikan pelatihan bagi program Prakerja,” pungkas Ida.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *