Catat! Hewan-Hewan Ini Berpotensi Sebarkan Covid-19 di Masa Depan : e-Kompas.ID Lifestyle - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Catat! Hewan-Hewan Ini Berpotensi Sebarkan Covid-19 di Masa Depan : e-Kompas.ID Lifestyle



PENELITI Inggris mulai meneliti apakah ada kemungkinan kucing, kelinci, dan landak menjadi sumber penyebaran Covid-19 di masa depan. Studi ini menggunakan teknologi AI untuk mendapatkan prediksi tersebut.

“Kami ingin tahu dari mana datangnya virus corona berikutnya,” kata Dr Marcus Blagvore, ahli virologi Universitas Liverpool, dilansir dari New York Post.

Temukan mereka yang diterbitkan di Nature Communications menggambarkan bagaimana kecerdasan buatan digunakan untuk memprediksi inang hewan yang sebelumnya tidak masuk dalam list dugaan hewan penyebar SARS-CoV2 penyebab Covid-19.

Menurut peneliti, menemukan dari 876 spesies mamalia potensial, mereka mungkin menjadi inang virus dari 411 strain baru. Ya, triknya adalah mengurai spesies yang bisa menampung dua strain sekaligus, lalu menciptakan tempat berkembang biak bagi virus mutan yang kuat.

“Salah satu cara virus didapatkan adalah melalui rekombinasi antara dua virus korona yang ada,” kata Blagrove.

“Jadi, dua virus menginfeksi sel yang sama dan mereka bergabung kembali menjadi virus ‘anakan’ yang akan menjadi jenis yang sama sekali baru,” tambah dia.

Dari hasil studi, diketahui bahwa musang, landak, kelinci Eropa, unta dromedaris, beberapa spesies primata, babi peliharaan, dan kucing ditetapkan sebagai tersangka utama rekombinasi SARS-CoV2 strain baru. Hewan-hewan ini termasuk dalam daftar tersangka biasa, termasuk kelelawar dan trenggiling.

Penelitian sebelumnya mengatakan bahwa rekombinasi sudah diamati pada beberapa spesies ini. Tetapi, kata ketua peneliti Dr Maya Wadeh, untuk mengidentifikasi sumber baru bagi strain ‘anakan’ yang belum ditemukan, algoritme tersebut mendasarkan penilaiannya pada kesamaan biologis antara inang yang diketahui dan spesies terkait.

“Kami dapat memprediksi spesies mana yang memiliki peluang banyak virus corona untuk menginfeksi mereka,” kata Wadeh.

“Entah karena mereka sangat dekat hubungannya dengan spesies yang diketahui membawa virus corona atau karena mereka berbagi ruang geografis yang sama,” tuturnya.

Para ilmuwan berharap temuan ini akan membantu mendorong pemantauan yang lebih menyeluruh tentang bagaimana dan di mana alam liar bertemu dengan dunia manusia. Sebab, para peneliti menunjukkan bahwa penyebaran virus dari hewan ke manusia sebagian besar adalah hasil dari aktivitas manusia yang sembrono.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *