ExxonMobil Dapat Pinjaman 1,5 Juta Barel Cadangan Minyak Darurat AS : e-Kompas.ID Economy - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

ExxonMobil Dapat Pinjaman 1,5 Juta Barel Cadangan Minyak Darurat AS : e-Kompas.ID Economy



JAKARTA – Pemerintah AS meminjamkan 1,5 juta barel minyak mentah cadangan minyak darurat AS kepada kilang minyak ExxonMobil di Louisiana. Menteri Energi Amerika Serikat (AS) Jennifer Granholm mengizinkan pinjaman itu akan menggantikan pasokan minyak mentah Exxon yang terhenti akibat badai Ida.

Baca Juga: Harga Minyak Turun, Brent Dibanderol USD72,9/Ounce

Sebelumnya Presiden Joe Biden telah memerintahkan Granholm untuk menggunakan semua mekanisme yang ada, termasuk Cadangan Minyak Strategis atau SPR, supaya pasokan bahan bakar kendaraan tetap lancar pasca badai Ida.

“Penting untuk diketahui bahwa kawasan yang terkena badai Ida merupakan pusat penting dan sarana penyulingan untuk produksi minyak negara kita,” kata Biden.

Baca Juga: Harga Minyak Brent dan WTI Menguat Jelang Pertemuan OPEC

Pinjaman minyak ke kilang di Baton Rouge itu untuk “mengatasi isu-isu logistik angkutan minyak mentah di daerah yang terdampak badai Ida, dan memastikan kawasan ini punya akses ke bahan bakar secepat mungkin,” kata Departemen Energi AS.

Pasokan di beberapa penyulingan minyak, termasuk yang di Baton Rouge, terputus dari selatan lewat kapal dan bargas karena lalu lintas di sebagian sungai Mississippi terhambat oleh kapal-kapal yang tenggelam. Departemen Energi mengatakan pihaknya menganjurkan pihak penyuling agar memrioritaskan produk-produk minyak untuk kawasan yang terkena badai.

SPR memiliki empat fasilitas penyimpanan besar, dua di Texas, dan dua di Louisiana, untuk mengirim minyak mentah ke penyulingan di dekatnya untuk diproduksi. SPR dikembangkan pada tahun 70an setelah embargo minyak oleh negara-negara Arab menyebabkan harga minyak menjulang tinggi, tetapi kini dimanfaatkan kalau terjadi gangguan pasokan bahan bakar seperti badai.

Ida melintasi beberapa kawasan AS, menghancurkan bagian-bagian dari Louisiana. Pada Rabu (1/9), hujan menyebabkan banjir besar di AS timur laut.

Sekitar 1,5 juta barel produksi minyak per hari terhenti, menurut data federal pada Rabu (1/9). Perusahaan energi AS, yang terletak di sepanjang Gulf Coast, berusaha keras memulihkan operasinya akibat ketiadaan tenaga listrik dan masalah lain terkait kerusakan akibat badai.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *