Luhut ke Pengusaha Muda: Jangan Hanya Bisnis Tambang Saja : e-Kompas.ID Economy - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Luhut ke Pengusaha Muda: Jangan Hanya Bisnis Tambang Saja : e-Kompas.ID Economy


JAKARTA – Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) tidak berfokus bisnis di sektor batu bara saja.

Sebab dikatakan Luhut, sektor kemaritiman dan pertanian juga cukup menguntungkan untuk bisnis ke depannya. Sebab kedua hal tersebut juga erat kaitannya dengan kebutuhan pangan masyarakat setiap harinya. Belum lagi, jika komoditas dari kedua sektor tersebut diolah untuk kebutuhan lainnya.

“Anda masuk situ, jangan hanya berpikir quick business, hanya tambang-tambang saja. Itu pertanian itu lebih besar untungnya daripada pertambangan,” ujar Luhut dalam acara ulang tahun HIPMI di Jakarta, Senin (10/6/2024).

Luhut memberikan contoh, misalnya salah satu sektor yang cukup potensial untuk digarap kedepannya adalah hilirisasi untuk sektor rumput laut. Sebab berdasarkan riset yang telah dilakukan, komoditas tersebut memiliki produk hilir yang mempunyai nilai jual tinggi.

“Makanya saya anjurkan pada anda, masuk misalnya kepada tadi rumput laut tadi,” kata Luhut.

“Sektor kemaritiman, saya sudah singgung tadi, masalah kita masih kecil sekali angkanya, peluangnya sangat besar sekali. Anda masuk ke sini, jangan hanya lihat batu bara saja, batu bara saja. Batubara kamu enggak akan bisa main-main lagi untungnya,” sambungnya.


Follow Berita e-Kompas.ID di Google News

Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari e-Kompas.ID hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

Luhut mengungkapkan, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Kementeriannya, rumput laut bisa diolah menjadi bahan baku pembuatan bioetanol, degradable plastik, pupuk organik, dan lain sebagainya.

“Seaweed ini Anda kalau masuk bisnis saya usulkan, anak-anak muda kalian pertimbangkan, sekarang itu ada deputi saya Firman Anda bisa tanya berapa maju kita sekarang dalam studi mengenai seaweed,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel e-Kompas.ID untuk update berita terbaru setiap hari



Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 e-Kompas.ID