Viral Parkir Gratis di Gerai Minimarket, Pemkot Bekasi Mendukung Meski Tak Dilibatkan : e-Kompas.ID Megapolitan - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Viral Parkir Gratis di Gerai Minimarket, Pemkot Bekasi Mendukung Meski Tak Dilibatkan : e-Kompas.ID Megapolitan



BEKASI – Sebuah unggahan foto spanduk ‘Parkir Gratis’ di gerai minimarket seperti Indomaret dan Alfamart di wilayah Bekasi, Jawa Barat menjadi viral dan menjadi perdebatan masyarakat di media sosial twiter.

Ada yang mendukung (parkir gratis), karena adanya tukang membuat pelanggan sedikit resah alias rugi. Sementara ada juga yang menolak. Pasalnya keberadaan tukang parkir justru menguntungkan. Hal ini dikarenakan fungsinya yang menjaga kendaraan dan juga saat menyebrang.

Menanggapi polemik atau adanya pemberitaan ini, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Pemerintah Kota Bekasi memastikan adanya pemasangan spanduk ‘Parkir Gratis’ di sejumlah gerai mini market belum pernah dikordinasikan.

“Terkait pemasangan tersebut belum pernah dikoordinasikan dengan Pihak Pemda akan tetapi pada prinsipnya mendukung bukan hanya terkait pungutan parkir yang bukan menjadi titik pungutan parkir sebagaimana tercantum dalam Kepwal 974 Tahun 2019 akan tetapi semua pungutan liar disegala aspek wajib hukumnya dilaporkan kepada Pihak Kepolisian,” Tulis PPID sesuai keterangan tertulis.

Menurut Pemda Bekasi, Parkir merupakan jenis Pandapatan Asli Daerah (PAD) baik berupa pajak maupun retribusi yang legal dan diatur secara resmi dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Dari sini, Pemerintah Daerah berhak menerima PAD atas parkir tersebut sepanjang sudah menetapkan ketentuan tersebut dalam Peraturan Daerah baik dari sisi objek pajak, subjek pajak maupun tarif.

Dapat dijelaskan pula bahwa pengetian parkir dan jenisnya. Parkir adalah keadaan kendaraan berhenti dan/atau tidak bergerak untuk beberapa saat dan ditinggalkan penumpangnya.

Parkir Onstreet adalah parkir yang peruntukannya berada di bahu jalan, dan parkir offstreet adalah parkir yang peruntukannya berada di luar bahu jalan.

Penjelasan ini menjawab mengenai viralnya pemberitaan parkir gratis Indomaret di Kota Bekasi. Bila sesuai dengan ketentuan dalam Perda dimaksud, maka hal ini adalah sebuah potensi PAD.

“Mengingat saat ini data minimarket di Kota Bekasi mempunyai jumlah yang significant yakni Indomaret sebanyak 447, Alfamart sebanyak 358 dan Alfamidi sebanyak 101 sehingga ditotal sebanyak 906 minimarket,” Terang keterangan tertulis tersebut.

Adapun, beberapa hal mengenai pengelolaan parkir di Kota Bekasi :

1. Aspek Legalitas Pengelolaan

Pengelolaan parkir di Kota Bekasi mengacu kepada beberapa aspek legalitas yaitu

A. Perda No 11 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Retribusi Parkir dan Terminal

B. Perda No 10 Tahun 2020 tentang Pajak Daerah

C. KEPWAL 974 Tahun 2019 tentang penetapan titik retribusi parkir di bahu jalan di Kota Bekasi

Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Retribusi Parkir dan Terminal termuat tentang:

1. Ruang Milik Jalan atau pada bahu jalan yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah berupa Retribusi dengan memperhatian aspek-aspek aturan lalu lintas (pasal 20).

2. Diluar ruang milik jalan atau tempat parkir khusus yang dimiliki oleh:

a. Pemerintah Daerah seperti Pasar atau lahan Kawasan perdagangan yang sudah diserahterimakan kepada Pemerintah Daerah (retribusi)

b. Pihak Swasta seperti di Pusat Perbelanjaan, RS Swasta dll (pajak)

Berikut tarif parkir di bahu jalan (onstreet) dan diluar bahu jalan (offstreet).

1. Tarif Parkir di bahu jalan

a. Bus, Truk dan Sejenisnya sebesar Rp. 7500 dengan keterangan Flat

b. Sedan, Jeep, Minibus, Pick Up, dan sejenisnya sebesar Rp. 5000 keterangan Flat

c. Sepeda Motor sebesar Rp 3000 keterangan flat

2. Tarif Parkir di luar bahu jalan

a. Bus, truk dan sejenisnya pada jam pertama sebesar Rp 7500 dan setiap jam berikutnya Rp. 4000

b. Sedan, Jeep, minibus, Pick Up dan sejenisnya pada jam pertama sebesar Rp. 6000 dan setiap satu jam berikutnya sebesar Rp. 3000

c. Sepeda Motor pada jam pertama sebesar Rp. 3000 dan setiap satu jam berikutnya sebesar Rp. 2000

Sementara itu, lokasi Pungutan Parkir, Meliputi :

A. Ruang Milik Jalan atau pada bahu jalan yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah berupa pungutan retribusi dengan memperhatian aspek-aspek peraturan perundang-undangan lalu lintas seperti tidak boleh ada ruang parkir dekat dengan persimpangan. Dan pungutan inilah yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Bekasi melalui UPTD LLAP

B. Diluar ruang milik jalan atau yang dinamakan tempat parkir khusus yang dimiliki oleh:

a. Pemerintah Daerah seperti Pasar atau lahan Kawasan perdagangan yang sudah diserahterimakan kepada Pemerintah Daerah (retribusi)

b. Pihak Swasta seperti di Pusat Perbelanjaan, RS Swasta dll dalam bentuk pungutan Pajak Daerah yang dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *