Insiden All England 2021 Bikin Skuad Indonesia Melemah, Jonatan Christie: Salah Besar! : e-Kompas.ID Sports - e-Kompas.ID
Connect with us

Insiden All England 2021 Bikin Skuad Indonesia Melemah, Jonatan Christie: Salah Besar! : e-Kompas.ID Sports

[ad_1]

BIRMINGHAM – Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, tak ingin patah semangat setelah para pebulu tangkis Tanah Air dipaksa mundur dari All England 2021. Meski hal itu terasa menyakitkan untuk ia dan rekan-rekan lainnya, tetapi hal itu tak ingin membuat mereka menjadi sedih.

Seperti diketahui, para pemain Indonesia gagal bertanding di All England 2021 karena satu pesawat dengan orang terpapar Covid-19 saat terbang menuju Inggris. Situasi tersebut membuat mereka dipaksa mundur dari turnamen berlevel Super 1000 karena harus menjalani isolasi mandiri.

Jonatan Christie

Meski situasi ini merupakan aturan yang mengikat dari pemerintah Inggris, tetapi kubu Indonesia merasa kecewa dengan BWF dan panitia penyelenggara. Tak ada kejelasan yang gamblang sejak awal turnamen, membuat mereka sulit menerima situasi tersebut.

Baca juga Tim Indonesia Bisa Tinggalkan Inggris Lebih Cepat, Jonatan Christie: Terima Kasih KBRI, Kemenpora dan Bapak Presiden!

Melalui laman Instagram-nya, Jonatan pun akhirnya mengingatkan kepada publik bahwa hal ini sejatinya takkan melemahkan semangat para pebulu tangkis Indonesia. Justru lewat insiden yang terjadi di All England 2021, skuad Indonesia semakin kuat dan miliki motivasi tinggi.

Baca juga Kabar Baik! Dibantu KBRI, Tim Bulu Tangkis Indonesia Diizinkan Tinggalkan Inggris Lebih Cepat

“Jika Anda mengatakan kesehatan, keadilan, dan transparasi adalah prioritas utama, Anda harus tahu bahwa Tuhan melihat segalanya dengan jelas,” ucap Jonatan, dalam keterangannya di Instagram dilansir Sabtu (20/3/2021).

“Jika Anda mengira kami akan menjadi lemah karena ini, Anda salah besar. Kami akan segera kembali,” sambungnya.

Ungkapan tersebut kemudian membuat para pebulu tangkis lainnya ikut berkomentar. Bahkan pemain ganda putri Indonesia, Greysia Polii, itu merasa bersyukur bahwa situasi ini terjadi sebelum Olimpiade Tokyo yang akan berlangsung pada tahun ini.

“Kita ada disaat yang tepat sebelum ke Olimpiade Jo,” tulis Greysia.

Jonatan Christie

Begitu pula dengan Marcus Fernaldi Gideon yang sependapat dengan pernyataan Jonatan. Begitu pula dengan pemain ganda campuran, Melati Daeva Oktavianti, yang memberi poin 100 untuk pendapat Jonatan.

Pada ajang tersebut, Jonatan sendiri sempat melakoni satu pertandingan saat melawan Kunlavut Vitidsarn asal Thailand. Pada laga tersebut, Jonatan memenangkan pertandingan atas pemain berusia 19 tahun itu dengan skor 21-13 dan 24-22.

[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID