JAKARTA – Bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di wilayah Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) membuat sejumlah jalan penghubung desa terputus. Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur saat konferensi pers virtual mengatakan, terdapat beberapa jalan penghubung antardesa yang terputus akibat bencana yang terjadi pada Minggu 4 April 2021.
“Untuk sementara ini akses jalan terputus sekitar delapan desa. Dan belum bisa diperbaiki karena saat ini alat berat belum bisa ke sana, karena sedang melakukan penggalian pencarian atau korban yang tertimpa batu besar,” kata Eliaser pada Senin (5/4/2021).
Baca Juga: Doni Monardo Sebut Bencana NTT Tidak Perlu Berstatus Bencana Nasional, Ini Alasannya
Adapun dari data sementara yang didapat. Petugas pencarian dan pertolongan telah mencatat korban meninggal dunia di Kabupaten Lembata sebanyak 67 orang. Sementara jumlah pengungsi hingga pukul 18.00 mencapai 958 orang.
“Saat ini, kami masih terus dalam upaya pencarian dan akan bertambah lagi,” ujar Eliaser.
(Ari)


You must be logged in to post a comment Login