5 Rekomendasi Tools yang Membantu Pekerjaan UX Writer - e-Kompas.ID
Connect with us

Nasional

5 Rekomendasi Tools yang Membantu Pekerjaan UX Writer

[ad_1]

Berbeda dengan kebanyakan pekerjaan menulis lainnya, peran UX writer adalah menulis kata-kata yang akan dilihat user ketika berinteraksi dengan produk. Sehinggga, tools untuk UX writer juga sedikit berbeda dengan penulis lainnya.

UX writer harus bisa menggunakan lebih sedikit kata untuk menyampaikan informasi dengan tepat kepada pengguna.

Tidak hanya informasi yang tepat, UX writer juga harus memastikan kata-kata yang digunakan mampu menarik pengguna untuk memakai produk secara terus menerus.

Lantas, tools apa saja yang digunakan UX writer untuk menghasilkan tulisan seperti ini? Yuk, cari tahu selengkapnya!

1. Google Trends

Google Trends merupakan salah satu tools yang banyak digunakan oleh para penulis kreatif.

Mulai dari content writer, copywriter, hingga UX writer menggunakan tools ini untuk membuat konten yang menarik pengguna.

Menurut UX Design, UX writer bisa memanfaatkan Google Trends untuk mencari tahu kata-kata apa saja yang sedang banyak digunakan oleh target pengguna.

Sehingga, UX writer bisa memilih kata-kata yang tepat untuk digunakan bagi tujuan tertentu.

Selain itu, dengan menggunakan istilah yang sudah dikenal pengguna, mereka akan merasa lebih dekat dengan produk yang digunakannya.

2. Miro

software wireframing gratis

© miro.com

Papan tulis virtual Miro telah menjadi andalan bagi banyak kalangan, termasuk kalangan UX seperti UX designer dan UX writer.

Bagi UX writer, tools ini dapat digunakan untuk perencanaan dan membuat prototype.

Kamu juga bisa menggunakan Miro dalam merancang user story map untuk memastikan pengguna mendapatkan pengalam yang maksimal dari produk.

Berhubung seluruh fitur Miro dapat diakses secara online, kamu juga bisa memanfaatkan Miro untuk keperluan riset dan diskusi dengan tim.

3. Hemmingway Editor

tools content writer

© Hemingwayapp.com

Hemmingway Editor merupakan sebuah tools untuk memeriksa seberapa mudah sebuah teks dapat dibaca.

Tools ini merupakan tools yang tepat bagi UX writer untuk memastikan pengguna dapat memahami teks yang terdapat dalam produk.

UX Library merekomendasikan tools ini karena dapat membantumu mengeliminasi kata keterangan, kalimat pasif, dan kata-kata yang membosankan dan rumit.

Ini akan memudahkanmu merangkai teks yang informatif tanpa bertele-tele.

Saat ini, Hemmingway Editor hanya tersedia dalam bahasa Inggris. Sehingga, cocok digunakan untuk UX writer yang tengah merancang teks bagi produk berbahasa Inggris.

4. Sketch

© uxplanet.org

Seorang UX writer sering kali bekerja sama dengan UX designer dalam merancang tampilan sebuah produk.

Ini karena UX writer juga harus memastikan tampilan teks dalam interface yang dirancang mudah dibaca pengguna.

Skecth merupakan salah satu tools yang bisa digunakan oleh UX writer untuk memeriksa hal tersebut.

Dibandingkan Photoshop atau Adobe Illustrator, Sketch lebih mudah digunakan. Terutama, jika kamu sama sekali tidak memiliki pengalaman sebelumnya terkait aplikasi desain.

Kamu juga bisa menggunakan Sketch untuk membuat mockup untuk memudahkan UX designer merancang tampilan produk yang sesuai.

5. KBBI Daring

tools content writer

© Kbbi.kemdikbud.go.id

Seperti halnya content writer dan copywriter, seorang UX writer harus memastikan bahasa yang digunakannya telah sesuai dan tepat.

Untuk itu, KBBI Daring merupakan tools yang perlu digunakan untuk mencari padanan kata yang tepat.

Kamu bisa mengakses KBBI Daring melalui perangkat apapun, baik website maupun mobileTools ini dapat digunakan secara gratis tanpa perlu melakukan registrasi akun terlebih dahulu.

Untuk menggunakan KBBI Daring, kamu hanya perlu mengetikkan kata yang ingin dicari tahu kata baku, makna, hingga padanan katanya.

Selain 5 tools di atas, sebagai UX writer kamu juga bisa menggunakan aplikasi teks editor lainnya untuk merancang teks untuk produk.

Selain menguasai berbagai tools, seorang UX writer juga perlu memahami berbagai teori dan trend terbaru seputar UX.

Kamu bisa mempelajarinya dengan mengikuti webinar yang diadakan oleh Eksekutif ExpertClass.

Melalui webinar ini, kamu bisa belajar dan bertanya langsung kepada para profesional sesuai dengan bidang keahliannya.

Yuk, klik link ini dan pilih webinar Eksekutif ExpertClass yang sesuai dengan kebutuhanmu!

[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID