

© Disediakan oleh Kumparan
Pemain Persija mengangkat trofi Piala Menpora usai mengalahkan Persib pada pertandingan leg dua final Piala Menpora di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (25/4/2021). Foto: Mohammad Ayudha/ANTARA FOTO
Persija Jakarta memastikan diri sebagai kampiun Piala Menpora 2021, menyusul kemenangan 2-1 mereka atas Persib Bandung di leg kedua babak final, Minggu (25/4) malam WIB.
Dalam laga yang dihelat di Stadion Manahan, Solo itu Persija mencetak dua gol lewat aksi Osvaldo Haay dan Riko Simanjutak. Sebelumnya, di pertemuan pertama, mereka membungkam ‘Maung Bandung’ 2-0 di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

© Disediakan oleh Kumparan
Alhasil, Persija berhasil menang dengan skor telak agregat 4-1. Hal ini menjadi spesial mengingat mereka sempat terseok-seok di awal kompetisi.
Lantas, seperti apa perjalanan Persija di turnamen Piala Menpora? Beriku kumparanBOLA sajikan di bawah ini.
Sempat Diragukan di Babak Grup

© Disediakan oleh Kumparan
Pemain PSM Makassar Rasyid Bakri (kanan) berusaha melewati pemain Persija Jakarta, Ramdani Lestaluhu pada pertandingan babak penyisihan Grup B Piala Menpora, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Senin (22/3). Foto: Ari Bowo Sucipto/ANTARA FOTO
Ya, Persija memang sempat diragukan di awal kompetisi. Bagaimana tidak, mereka memulainya dengan kehilangan dua sosok penting: Evan Dimas dan Pelatih Sergio Farias.
Di laga pertama, Persija dipaksa tunduk 0-2 di tangan PSM Makassar. Mereka perlahan menunjukkan tren positif dengan meraih dua kemenangan beruntun atas Borneo FC dan Bhayangkara FC.
Persija bahkan nyaris tak lolos saat kesulitan melawan Bhayangkara FC. Beruntung, di partai pamungkas Grup A itu, Marc Klok sukses mencetak gol kemenangan Persija di menit akhir.
Menang Tipis di Perempat Final

© Disediakan oleh Kumparan
Persija Jakarta melawan Barito Putera di pertandingan 8 besar Piala Menpora. Foto: Dok: Media Persija
Lolos dari grup neraka, Persija kemudian bersua Barito Putera di perempat final. Lagi-lagi, mereka kesulitan meraih kemenangan.
Skuat ‘Macan Kemayoran’ hanya mampu menang tipis 1-0 lewat gol tunggal Marko Simic di menit ke-60. Hasil tersebut cukup untuk mengantar mereka ke fase empat besar.
Drama di Semifinal

© Disediakan oleh Kumparan
Persija Jakarta melawan PSM Makassar pada Pertandingan Semifinal Leg ke-2 Piala Menpora di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (18/4/2021). Foto: Mohammad Ayudha/ANTARA FOTO
Di babak ini, Persija kembali bersua PSM Makassar. Bermain di bawah bayang-bayang kekalahan di babak grup, Persija benar-benar dibuat kerepotan.
Mereka tak mampu membobol gawang PSM di waktu normal dalam dua kali pertemuan. Hasil itu membuat laga harus berlanjut di babak adu penalti pada leg kedua.
Drama tersaji di babak adu penalti. Persija beberapa kali nyaris kalah usai penjaga gawang PSM, Hilman Syah, tampil begitu apik dengan menahan 4 penendang Persija.
Beruntung, skuad ‘Macan Kemayoran’ berhasil lolos sepakan dua eksekutor PSM gagal menemui sasaran. Sementara, tiga penendang PSM lainnya berhasil diblok Andritany.
Akhir Manis di Partai Puncak

© Disediakan oleh Kumparan
Pemain Persija Jakarta merayakan gol yang dicetak Osvaldo Hayy (kedua kanan) ke gawang Persib Bandung pada pertandingan leg dua Final Piala Menpora di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (25/4). Foto: Mohammad Ayudha/ANTARA FOTO
Dengan modal ‘pas-pasan’, Persija harus berhadapan dengan rival mereka Persib Bandung di partai puncak. Asal tahu saja, Persib tampil begitu apik di pertandingan-pertandingan sebelumnya: nirkekalahan.
Kendati begitu, Persija justru mampu tampil mengejutkan. Di leg pertama, mereka berhasil mencetak dua gol cepat hanya dalam tempo tujuh menit via Braif Fatari dan Taufik Hidayat. Skor 2-0 bertahan hingga bubar.
Berangkat dengan keunggulan dua gol, Persija tampil lepas di leg kedua. Mereka cenderung bermain aman dan sesekali melancarkan counter attack.
Strategi ini begitu ampuh. Dua gol yang dilesakkan Osvaldo Haay dan Riko Simanjuntak sama-sama berasal dari serangan balik kilat. Leg kedua sendiri berakhir dengan skor 2-1 untuk Persija, Persija juara dengan agregat 4-1.
—
You must be logged in to post a comment Login