Secara Finansial, Penundaan Olimpiade Tokyo 2020 Berdampak Buruk : e-Kompas.ID Sports - e-Kompas.ID
Connect with us

Secara Finansial, Penundaan Olimpiade Tokyo 2020 Berdampak Buruk : e-Kompas.ID Sports

[ad_1]

LAUSSANE – Penundaan penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 pada tahun lalu memberikan pukulan telak secara finansial pada 28 federasi Olimpiade lokal di seluruh dunia. Hal itu diungkapkan oleh Asosiasi Federasi Olimpiade Musim Panas Internasional (ASOIF).

Namun, ASOIF meyakinkan federasi Olimpiade masih bisa bertahan dari kebangkrutan jika seandainya Olimpiade Tokyo dibatalkan tahun ini. “Kami semua berkomitmen untuk menyelenggarakan Olimpiade tahun ini,” kata Direktur Eksekutif ASOIF Andrew Ryan kepada Reuters, Jumat (29/1/2021).

Olimpiade Tokyo 2020 (Foto: Twitter/Tokyo2020)

Olimpiade Tokyo 2020 telah dijadwalkan ulang ke bulan Juli 2021 setelah ditunda karena pendemi virus corona (Covid-19). Isu penyelenggaraan kembali menghangat setelah muncul kabar adanya pembatalan karena pandemi memburuk.

“Namun, jika yang terburuk terjadi (pembatalan) tentu saja federasi akan menderita. Beberapa anggaran harus dikeluarkan. Akan tetapi, pada umumnya federasi tidak akan menyatakan diri mereka bangkrut,” tutur Ryan.

 BACA JUGA: IOC Tidak Mendukung Atlet Supaya Mendapat Prioritas Vaksin

Semua federasi Olimpiade menerima sejumlah besar uang setelah setiap pertandinga, yang dihitung berdasarkan ukuran dan popularitas olahraga mereka. Model pendanaan yang diberikan oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC) dibagi menjadi lima kelompok.

Olahraga top seperti atletik, senam, dan renang menerima sekitar Rp563 miliar di grup A, sementara olahraga yang lebih kecil seperti pentathlon modern dan olahraga Olimpiade baru, seperti rugby dan golf, mendapat sekitar Rp147 miliar juta di grup E.

(fzy)

[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID