JAKARTA – Guna menghindari kemacetan, para pengguna jalan biasanya mencari jalan alternatif atau Jalan Tikus. Rute jalan alternatif tersebut kini diakomodir Google Maps untuk kebutuhan pemotor.
Sebelumnya, aplikasi penunjuk arah besutan Google itu hanya melayani pengguna transportasi umum, pejalan kaki, dan mobil pribadi.
Selain membuang waktu dan menghabiskan tenaga, terjebak macet pun bisa menimbulkan stres. Untungnya, Anda selalu bisa memanfaatkan jalan tikus alias jalan alternatif untuk menghindari macet yang biasanya terjadi di ruas jalan utama.
BACA JUGA: Google Maps Hadirkan Fitur Terbaru Penunjuk Rute Hemat Bensin
Ada berbagai cara yang dapat Anda lakukan untuk menemukan jalan tikus, bahkan jika Anda sedang berada di kota yang tidak terlalu familiar sehingga Anda tidak hafal rute jalan alternatif selain jalan utama. Lantas, bagaimana caranya Anda bisa menemukan jalan tikus?
Kehadiran internet menjadikan semua akses menjadi lebih mudah, seperti halnya masalah navigasi. Navigasi merupakan petunjuk arah saat ingin mencapai lokasi tertentu.
Jika masyarakat zaman dahulu memilih bertanya kepada orang sekitar, di zaman digital ini telah disediakan alat khusus bernama gadget.
Nantinya gadget tersebut akan bekerja sama dengan pihak ketiga untuk membantu menyelesaikan masalah manusia.
Dan sebuah aplikasi khusus, andalan untuk mencari rute dan tujuan disebut Google Maps.
BACA JUGA: Fitur Baru Google Maps Akan Arahkan Pengemudi ke Rute Ramah Lingkungan
Untuk meningkatkan layanan, Google Mapsdiupdate ke versi 9.73 yang mulai bisa didapatkan lewat Google Play Store.
Dikutip dari berbagai sumber, Google Maps terbaru berikan jalur tikus untuk pengendara sepeda motor.
Lalu, buka aplikasi Google Maps seperti biasa, lalu tentukan tujuan di peta dan minta petunjuk arah (direction). Google Maps kemudian akan menampilkan petunjuk arah.
Penguna motor jadinya lebih mudah untuk menemukan rute atau jalur alternatif serta lebih hemat waktu untuk mencapai tujuan.


You must be logged in to post a comment Login