MAKASSAR – Epidemiolog Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Ridwan Amiruddin memprediksi kasus Covid-19 di Sulawesi Selatan akan bertambah usai Idul Adha 1442 Hijriah.
“Jadi pertambahan kasus yang terjadi sekarang ini untuk Sulsel itu dengan pertambahan sekitar 500 kasus per hari akan terus bertumbuh, sebelum bahkan sesudah Idul Adha,” kata Prof Ridwan di Makassar, Senin (19/7/2021).
Baca juga: Rekor! Kasus Meninggal Dunia Akibat Covid-19 Bertambah 1.338
Epideomolog FKM Unhas ini mengemukakan pertambahan kasus ditengarai kurang efektifnya pelaksanaan tracing atau penelusuran kontak erat yang hanya berada di angka 1:3 terhadap kasus positif Covid-19 di masyarakat.
Padahal, menurutnya, peningkatan tracing sebaiknya dilakukan di angka 1: 30 atau minimal 1: 15 untuk bisa membendung laju kasus Covid-19 yang terus bertambah.
Baca juga: RI Kembali Dipasok 1,1 Juta Vaksin Sinopharm dari China
Maka dari itu, Pemerintah Provinsi Sulsel dalam hal ini Satgas Covid-19 diharapkan bisa lebih intensif dalam penerapan 3T secara menyeluruh, mulai dari tindakan melakukan tes Covid-19 (testing), penelusuran kontak erat (tracing), dan tindak lanjut berupa perawatan pada pasien Covid-19 (treatment).
“Hanya sekarang lebih fokus pada program treatment saja sehingga semua orientasinya masuk di Rumah Sakit, sementara membendung kasus di luar itu tidak berjalan secara maksimal, tracing yang berjalan ini hanya terbatas bahkan untuk Sulsel rasionya baru di angka 1 : 3,” urainya.


You must be logged in to post a comment Login