JAKARTA – Ketua Umum (Ketum) Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, membeberkan awalnya sempat ragu melihat Eko Yuli Irawan bisa meraih medali di Olimpiade Tokyo 2020. Hal itu karena Eko Yuli sempat dinyatakan positif Covid-19 sebelum berangkat ke Jepang.
Pernyataan mengejutkan itu disampaikan Okto saat menghadari acara Special Dialogue bertema Indonesia Sehat, Ekonomi Kuat yang ditayangkan di TikTok e-Kompas.ID. Dalam acara itu, Okto buka-bukaan, bahwa Eko Yuli sempat hampir gagal mengikuti Olimpiade Tokyo 2020.
Dalam pernyataannya, Okto menyebut hasil tes Eko Yuli delapan hari menjelang keberangkatan ke Jepang dinyatakan positif terjangkit virus corona. Mengetahui hal itu, Okto dan pihak KOI langsung melakukan tes ulang.
Menariknya, tes selanjutnya memperlihatkan Eko Yuli negatif. Sejak itu, pihak KOI pun meminta untuk para atlet untuk melakukan tes PCR setiap hari menjelang berangkat ke Olimpiade Tokyo 2020.
BACA JUGA: Berkah Emas Olimpiade Tokyo 2020, Greysia Polii/Apriyani Rahayu Bebas PBB Seumur Hidup
Okto mengaku senang karena hingga hari H, semua atlet negatif, termasuk Eko Yuli. Jadi, dapat meraih medali perak dari cabang olahraga (cabor) angkat besi diakui Okto adalah sesuatu kejutan dan keajaiban.
Disebut keajaiban karena memang awalnya Eko Yuli hampir saja gagal berangkat. Namun, nyatanya takdir berkata lain dan Eko Yuli tetap berangkat dan bahkan membawa pulang medali perak.


You must be logged in to post a comment Login