JAKARTA – Bencana banjir rob di pesisir utara Jakarta terjadi beberapa waktu lalu. Banjir rob terjadi akibat air laut yang melimpas melewati tanggul karena tinggi tanggul eksisting saat ini tidak dapat menahan gelombang pasang air laut, terutama jika tinggi muka air (TMA) laut melebihi +240 PP.
Untuk mencegah kerusakan mobil karena banjir rob atau air laut, Pereli dan duta merek Mitsubishi Indonesia, Rifat Sungkar membagikan sejumlah tipsnya.
Rifat mengatakan, bahaya terkena air laut tidak hanya mengancam para penggemar offroad di pantai, namun juga warga di kawasan pesisir yang kerap mengalami banjir rob.
Namun jika mobil Anda terlanjur terkena air laut, Rifat mengatakan bahwa Anda hanya punya waktu 24 jam untuk segera mencuci mobil itu sebelum muncul kerak pada bagian mobil.
Baca Juga:
Tips Memilih Car Seat yang Aman untuk Anak, Perhatikan Kenyamanan Si Kecil
“Ada namanya golden time. Ketika mobil berada di lokasi air laut, jangan sampai mengering dan menjadi kerak,” kata Rifat dalam diskusi bersama MMKSI, Selasa.
“Jadi untuk kalangan offroad atau pesisir, kalau mobil kena air laut, setelahnya cuci dengan air tawar. Kenapa? karena tingkat oksidasi air laut yang bergaram sangat tinggi,” tutur Rifat.
Apabila mobil terendam banjir air laut, Rifat menyarankan untuk melakukan pergantian seluruhnya pada komponen-komponen yang terkena.
“Garam dan karat akan menjadi masalah pada mobil, jadi rekomendasinya tidak diganti sebagian tapi diganti semua,” kata Rifat.


You must be logged in to post a comment Login