Tak Hanya soal Bansos Cair, Wapres Tekankan Pentingnya Pemberdayaan Masyarakat : e-Kompas.ID Economy - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Tak Hanya soal Bansos Cair, Wapres Tekankan Pentingnya Pemberdayaan Masyarakat : e-Kompas.ID Economy

[ad_1]

JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin menekankan pentingnya program pemberdayaan masyarakat di samping pemberian bantuan sosial.

“Wakil Presiden mengingatkan bahwa pemberian bantuan sosial yang tepat sasaran adalah sangat penting, namun perlu didukung oleh program pemberdayaan,” ungkap Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi dalam keterangan persnya, Kamis (17/02/2022).

Masduki menjelaskan, Wapres meminta program pemberdayaan agar mendorong keberlanjutan pengentasan kemiskinan.

“Program pemberdayaan ini secara garis besar adalah program akses terhadap pekerjaan, program peningkatan keterampilan, program peningkatan kapasitas UMKM, serta program pemenuhan infrastruktur dasar,” terangnya.

 BACA JUGA:Wapres Minta Data Penerima Bansos Akurat, Jangan Lagi Orang Tak Berhak Dapat Bantuan

Adapun program-program pemberdayaan tersebut tersebar di berbagai Kementerian/Lembaga dengan jumlah anggaran yang mencapai lebih dari Rp170 triliun.


Sementara, dari data Kementerian Keuangan, anggaran untuk mengatasi kemiskinan di tahun 2022 khususnya terkait program Bantuan Sosial tercatat sekitar Rp282 triliun dana APBN.

Melihat besarnya anggaran yang tersedia untuk menyukseskan program ini, Wapres pun meminta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian agar mengkoordinasikan pelaksanaan program pemberdayaan ini sehingga benar-benar diterima kelompok sasarannya.

“Menurut Wapres, berbagai program ini perlu dikoordinasikan agar tepat sasaran dan terjadi konvergensi,” bebernya.

 BACA JUGA:Pemprov DKI Kembali Siapkan Bansos dan Dapur Umum untuk Warga Isoman, Call Center Disiapkan

Konvergensi ini penting untuk memastikan agar seluruh program yang dilaksanakan menyasar sasaran dan wilayah yang tepat.

Diketahui, pemerintah terus bertekad memberantas kemiskinan ekstrem di Tanah Air hingga 0 persen pada akhir 2024.

Pada 2021, program penanggulangan kemiskinan ekstrem telah menyasar 35 kabupaten di 7 provinsi prioritas.

Dalam Rapat Terbatas (Ratas) pada 15 Februari 2022, Presiden telah menyetujui untuk melanjutkan program tersebut di 212 kabupaten di 25 provinsi yang merupakan 75 persen dari kantong kemiskinan ekstrem untuk tahun 2022 ini.

[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID