JAKARTA – Orangtua Handi, Etes Hidayatulloh masih merasakan duka mendalam akibat kepergian anaknya.
Handi yang merupakan korban kasus pembunuhan berencana dilakukan Kolonel Inf Priyanto dibantu dua anak buahnya meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan di Jalan Raya Nagreg, Bandung pada 8 Desember 2021.
Etes yang dihadirkan dalam persidangan sebagai saksi mengungkapkan betapa berat kehilangan anak laki-lakinya. Dia menyebutkan, sejak kepergian Handi Saputra sang istri mendadak jatuh sakit.
“Sampai sekarang saya dan istri masih merasa kehilangan. Istri saya sampai sekarang masih sakit-sakitan,” ujarnya di ruang sidang utama Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, Selasa (15/3/2022).
Menurutnya, perbuatan para terdakwa tidak mencerminkan sikap kesatria lantaran lari dari tanggung jawab. Dalam insiden di Jalan Raya Nagreg tersebut para terdakwa membuang jasad Handi Saputra (17) dan Salsabila (14) ke sungai Serayu, Jawa Tengah.
“Perbuatan terdakwa biadab yang mulia,” ucapnya saat ditanya Hakim Anggota di ruang persidangan terkait perasaannya sebagai seorang ayah.

You must be logged in to post a comment Login