Mudik Sudah Ada Sejak Era Majapahit, Awalnya Pulang Hanya untuk Bersihkan Makam Orangtua : e-Kompas.ID Nasional - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Mudik Sudah Ada Sejak Era Majapahit, Awalnya Pulang Hanya untuk Bersihkan Makam Orangtua : e-Kompas.ID Nasional

[ad_1]

JAKARTA – Istilah mudik mungkin sudah biasa didengar, tetapi apakah Anda tau apa arti dan sejarah mudik?

Dulu antara kata mudik dan lebaran tidak ada relevansinya, dalam bahasa Jawa ngoko kata mudik atau ‘mulih dilik’ memiliki arti ‘pulang sebentar saja’.

Dilansir dari beragam sumber, Jumat (29/4/2022) tradisi mudik sendiri adalah tradisi primordial, petani jawa yang sudah berjalan sejak sebelum zaman kerajaan Majapahit, dulu para perantau pulang ke kampung halaman mereka untuk membersihkan makam para leluhurnya.

Sedangkan istilah mudik lebaran baru dikenal sejak 1970-an, dimana saat Jakarta menjadi kota yang berkembang secara pesat.

Saat itu pula, sistem pemerintahan tersentral di Jakarta sebagai Ibu Kota dengan berbagai kemajuan lain dibanding kota lainnya.

Lebih dari 80% urbanis datang ke Jakarta untuk mencari pekerjaan, bagi mereka yang sudah mendapatkan pekerjaan, biasanya hanya akan dapat libur panjang ketika momen lebaran saja.

Saat momen inilah yang dimanfaatkan oleh pulang ke kampung halaman dan momentum ini berkembang serta menjadi tradisi sampai saat ini.


Adanya program perusahaan serta pemerintah dalam mendukung tradisi mudik juga semakin meluas, selain itu media juga memiliki peran besar seperti pemberitaan prediksi arus mudik dan arus balik.

Saat ini masyarakat dirasa sulit untuk meninggalkan tradisi mudik ini, ada beberapa hal yang membuat masyarakat merasa wajib untuk mudik.

Pertama, menjadi jalan untuk mencari keberkahan dengan silaturahmi bersama keluarga, kerabat serta tetangga. Selanjutnya, mudik dapat bertujuan untuk menunjukkan hasil dari keberhasilan seseorang kepada keluarga.

Mudik juga menjadi momen berbagi kepada keluarga dan saudara. Sedangkan yang terakhir mudik menjadi acara liburan dengan pariwisata ke kampung halaman.

[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID