MAKKAH – Jamaah haji Indonesia yang melakukan umrah wajib di Masjidil Haram dilaporkan lancar dan nyaman. Umrah wajib ini sudah dilakukan hampir 18 kloter jamaah haji Indonesia yang sudah tiba di Makkah dari Madinah.
Sekretaris Sektor Khusus (Seksus) Masjidil Haram Slamet Budiono mengatakan, jamaah haji Indonesia yang sudah tiba di Makkah dapat melaksanakan kegiatan umrah wajib dengan aman dan lancar. Hal ini mengingat kuota jamaah haji dibatasi.
“Jadi tidak begitu padat dan lancar, sehingga nyaman untuk laksanakan umrah wajib. Sampai sekarang belum ada hal-hal yang menonjol,” kata Slamet di Kantor Daker Makkah, Rabu (15/6/2022).
Umrah wajib ini seperti melakukan tawaf (mengelilingi Kakbah sebanyak 7 kali), sai hingga tahallul. Jamaah haji wajib mengikuti pembimbing ibadah atau ketua kloter. Selain itu, petugas akan mengarahkan jamaah yang tiba di terminal usai turun dari bus shalawat.
Baca juga: Jamaah Haji Indonesia Meninggal Dunia di Pesawat dalam Penerbangan ke Madinah
“Seandainya nanti di dalam Masjidil Haram jamaah bingung tidak usah khawatir, bahwa petugas sudah ditempatkan di area tawaf, area sai, maupun pintu-pintu di Masjidil Haram. Sudah saya sampaikan ke jamaaah kloter per kloter, kami handle semua yang ada di Masjidil Haram,” ujarnya.
Untuk sektor khusus Masjidil Haram terdiri dari 52 petugas. Dalam catatan Slamet, hanya 5-6 jamaah haji Indonesia yang bertanya atau terpisah dari rombongan saat di Masjidil Haram, namun dengan sigap para petugas sektor khusus membantu jamaah haji.


You must be logged in to post a comment Login