JAKARTA – Anggota BPH Migas, Saleh Abdurrahman memaparkan kemungkinan alasan Pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar.
Ia menyebutkan, harga jual Pertalite dan Solar di Indonesia sebelum dinaikkan tersebut merupakan harga yang jauh di bawah harga perekonomian dua BBM tersebut. Ia menyebutkan, jika harga minyak dunia tidak mengalami kenaikan, maka Pemerintah tidak akan mengambil keputusan untuk menaikkan harga BBM.
Kemudian, penggunaan Pertalite dan Solar itu terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Jika tetap dijual dengan harga yang jauh dari harga perekonomian, maka akan semakin membebani APBN.
Menurutnya, dengan menaikkan harga BBM tersebut, APBN bisa dialihfungsikan untuk kegiatan masyarakat yang mendorong produktivitas masyarakat.
“Terus terang saja kalau bisa subsidi ini kan atau anggaran Pemerintah ini yang demikian besar itu kita bisa gunakan untuk hal-hal yang lebih produktif untuk membantu masyarakat kita untuk membantu UMKM dan sebagainya yang kira-kira produktif,” kata Saleh dalam Webinar Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Jumat (9/9/2022).

You must be logged in to post a comment Login