JAKARTA – The New York Times turut mengulas tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Tragedi yang menewaskan suporter dan polisi dengan total korban mencapai 127 orang itu, menjadi sorotan dunia.
The New York Times mengulas brutalitas penanganan kericuhan yang terjadi di Kanjuruhan dengan menyoroti peran kepolisian RI. Artikel itu diterbitkan dengan judul ‘Deadly Soccer Clash in Indonesia Puts Police Tactics, and Impunity, in Spotlight’.
BACA JUGA:Waspada Hujan Sedang hingga Lebat di Jabodetabek hingga Malam Ini
Kepala Biro The New York Times Asia Tenggara, Sui-Lee Wee, dalam akun Twitter-nya mengungkapkan bahwa laporan tersebut disusun dengan melakukan wawancara terhadap pakar kepolisian Indonesia, yang menjelasakan bahwa tregedi Kanjuruhan mengungkap persoalan yang lebih luas, yang dihadapi oleh kepolisian Indonesia.
“Pelatihan yang buruk dalam pengendalian massa, kekuatan yang sangat militeristik, dan yang terpenting, hampir tidak bertanggung jawab kepada siapa pun,” tulisnya dikutip, Selasa (4/10/2022).
BACA JUGA: Hujan Deras, Banjir Setinggi 1 Meter Rendam Permukiman Warga di Cimahi
Sui-Lee Wee, dalam tulisannya itu membahas tentang puluhan ribu masyarakat Indonesia menghadapi kepolisian yang disebut korup, tidak memiliki taktik pengendalian massa, cenderung militeristik, dan tidak memiliki tanggung jawab.


You must be logged in to post a comment Login