4 Fakta Pemusatan 100 Ribu Pasukan Rusia di Kupyansk, Upaya Hancurkan Pertahanan Ukraina : e-Kompas.ID News - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

4 Fakta Pemusatan 100 Ribu Pasukan Rusia di Kupyansk, Upaya Hancurkan Pertahanan Ukraina : e-Kompas.ID News

[ad_1]

KYIVRusia telah memusatkan sejumlah besar pasukannya di daerah Kupyansk untuk mencoba menembus pertahanan pasukan Ukraina, demikian diungkap pejabat tinggi militer Kyiv. Pemusatan pasukan ini dilakukan di tengah upaya serangan balik Ukraina di wilayah timur.

Berikut fakta-faktanya:

1. 100 Ribu tentara Rusia di Kupyansk

Pejabat militer Ukraina mengatakan bahwa Rusia telah memusatkan 100.000 tentara di Kupyansk. Pemusatan pasukan besar-besaran itu dilakukan dalam upaya menghancurkan pertahanan Ukraina di wilayah tersebut.

“Musuh telah memusatkan pengelompokan yang sangat kuat di arah Lyman-Kupyansk, dengan lebih dari 100.000 personel, lebih dari 900 tank, dan lebih dari 370 MLRS,” terang Serhii Cherevatyi, Wakil Komandan Ukraina untuk Komunikasi Strategis dari Kelompok Militer Timur, pada Senin (17/7/2023), dikutip CNN.

2. Kerahkan unit terbaik

Cherevatyi mengatakan bahwa Rusia mengerahkan unit-unit terbaiknya di Kupyansk. Dia menegaskan bahwa pasukan Ukraina membangun pertahanan yang kuat di Lyman-Kupyansk

“Musuh mengerahkan unit lintas udara, unit infanteri bermotor terbaik di sana. Sebagai dukungan tambahan, ada cadangan tentara tempur, pasukan teritorial, kompi Storm-Z,” lanjutnya.

“Pasukan Rusia menempatkan segalanya untuk menerobos pertahanan kami. Tentara kami berdiri teguh dalam pertahanan,” ujarnya.


Follow Berita e-Kompas.ID di Google News

3. Rusia berusaha memperoleh keberhasilan 

Menurut Cherevatyi dorongan Rusia di daerah itu adalah untuk mencoba dan mencapai beberapa keberhasilan setelah Ukraina merebut momentum di sekitar Bakhmut.

“(Rusia) perlu menunjukkan setidaknya beberapa keberhasilan, jadi mereka telah berupaya maksimal di bidang ini, melakukan semua yang mereka bisa dan tidak bisa, untuk menunjukkan tindakan ofensif,” katanya.

Cherevatyi melanjutkan dengan mengatakan pasukan Rusia tetap bertahan di Bakhmut, menambahkan korban mereka meningkat.

4. Pasukan Rusia perbarui staf tempur 

Lebih lanjut, Cherevatyi mengklaim bahwa Rusia telah mengalami kerugian besar, hampir setara dengan puncak pertempuran, yang dilakoni dengan tentara bayaran Wagner di Bakhmut.

“Kerugian musuh sudah mendekati mereka yang berada di puncak pertempuran dengan Wagner,” kata Cherevatyi.

“Rusia terus memperbaharui staf tempur mereka, mengirim pasukan terjun payung ke sana pertama dan terutama dengan harapan menghentikan serangan kami,” jelasnya.

“Kami sangat berhati-hati dan berhati-hati untuk mempertahankan pasukan dan orang-orang kami sebanyak mungkin.”

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis e-Kompas.ID.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID