JAKARTA – Ganti filter bensin merupakan salah satu perawatan penting untuk menjaga kendaraan berada dalam kondisi prima.
Ini karena filter bensin yang sudah usang, bisa menghambat aliran bahan bakar, yang dapat menyebabkan kerusakan mesin.
Filter bensin berfungsi untuk menyaring kotoran yang dapat merusak komponen mesin dan menurunkan efisiensi bahan bakar. Seiring waktu, filter bensin ini akan tersumbat oleh partikel-partikel kotoran tersebut.
Hal ini dapat menghambat aliran bahan bakar ke mesin, mengurangi tenaga dan efisiensi, dan dalam beberapa kasus, menyebabkan mesin gagal menyala.
Maka dengan mengganti filter bensin pada interval yang tepat, masalah ini dapat dihindari dan memastikan kendaraan bekerja dengan maksimal.
Umumnya, filter bensin perlu diganti setiap 40.000 hingga 100.000 kilometer, tergantung pada jenis kendaraan dan kondisi penggunaan. Sebaiknya, konsultasikan dengan mekanik profesional untuk mengetahui kapan filter mobil harus diganti.
Selain berdasarkan pada jarak penggunaan, simak tanda-tanda yang menunjukkan filter bensin mobil harus diganti seperti dibagikan oleh Suzuki, Selasa (29/8/2023).
Dampak buruk tidak ganti filter bensin
1. Lampu indikator check engine menyala
Lampu peringatan ini mungkin menyala karena aliran bahan bakar yang terhambat akibat filter tersumbat.
Ini adalah sinyal awal bahwa sesuatu mungkin tidak beres dengan sistem bahan bakar, termasuk filter.
2. Kendaraan kehilangan tenaga
Filter bensin yang tersumbat akan menghambat aliran bensin yang cukup ke mesin, sehingga menyebabkan kendaraan berjalan lambat atau bahkan mogok.
Jika Anda merasa laju kendaraan lebih lamban dari biasanya, ini bisa jadi tanda bahwa filter perlu diganti.
3. Penggunaan bahan bakar menjadi semakin tidak efisien
Efisiensi bahan bakar yang menurun bisa jadi indikator dari filter bensin yang tersumbat.
Follow Berita e-Kompas.ID di Google News
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis e-Kompas.ID.com tidak terlibat dalam materi konten ini.


You must be logged in to post a comment Login