JAKARTA – Pengamat komunikasi Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing, mengatakan, bisikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap Bacapres Partai Perindo Ganjar Pranowo terkait adanya kata “dilantik” bukan hanya bentuk dukungan, namun juga sinyal bahwa Ganjar diinginkan jadi suksesornya.
’’Maknanya adalah Jokowi mendukung dan menginginkan Ganjar Pranowo menjadi Presiden mendatang,’’ ujar Emrus dalam Trijaya Hot Topic petang, (6/10/2023).
Menurutnya, dalam ilmu komunikasi, bisikan adalah lambang non verbal yang menunjukkan kedekatan antar individu, baik secara sosiologis, psikologis, maupun antropologis.
’’Kalau dia (Jokowi) ada hambatan psikologis, hambatan budaya, dan hambatan sosiologis, tidak mungkin membisikkan dekat kuping. Ini menunjukkan bahwa Jokowi merasa dirinya sama dengan Ganjar,’’ jelasnya.
’’Apalagi ada kalimat ketiga, kalau sudah dilantik gaspol. Berarti peta kognisi Jokowi sudah terbayang bahwa Ganjarlah yang akan dilantik sebagai presiden. Kalau kita bicara psikologi komunikasi, kata-kata ini adalah pesan spontan yang mewakili perasaan Jokowi,’’ tambahnya.
Melihat kecenderungan ini, Emrus memprediksi, dukungan Jokowi terhadap Ganjar Pranowo ke depan akan semakin konkret.
Follow Berita e-Kompas.ID di Google News


You must be logged in to post a comment Login