JAKARTA – Tesla akan membuat mobil listrik harga terjangkau di bawah USD25.000 atau sekitar Rp387,7 juta di pabrik mereka yang ada di Jerman, Gigaberlin.
Hal itu langsung dipastikan oleh CEO Tesla Elon Musk saat mengunjungi Gigaberlin, Berlin, Jerman akhir pekan lalu.
“Elon Musk mengumumkan, saat dia datang ke Gigabelin, bahwa mobil listrik di harga USD25.000 akan dibuat di pabrik ini,” tulis akun resmi Gigaberlin di sosial media X, @Gf4Tesla yang dikutip MNC Portal Indonesia, Selasa (7/11/2023) ini.
Disebutkan Carscoops, saat ini pabrik Gigaberlin masih memproduksi mobil listrik lainnya, Tesla Model Y. Mobil crossover listrik itu merupakan mobil listrik Tesla paling laris di Eropa.
Artinya mobil listrik Tesla murah itu akan berbagi pabrik dengan Tesla Model Y. Otomatis Gigaberlin akan melakukan peningkatan kapasitas pabrik jika rencana pembuatan mobil listrik itu dijalankan.
Berdasarkan laporan terakhir, Tesla sudah sedikit lagi menemukan teknologi inovatif yang bisa menurunkan biaya produksi mobil listrik.
Salah satu teknologi yang akan diterapkan Tesla di pabrik tersebut adalah pengaplikasian casting bodi mobil listrik yang bisa dilakukan dalam satu tahapan saja. Berbekal cara itu mereka yakin bisa membuat mobil listrik jadi lebih murah dari sebelumnya.
Lebih lanjut disebutkan bahwa mobil listrik Tesla yang harganya di bawah Rp400 juta itu akan diproduksi sebanyak empat juta ini. Mobil listrik itu rencananya akan diedarkan ke seluruh negara di dunia.
“Hanya saja Tesla tidak mengandalkan satu pabrik saja untuk memproduksi mobil listrik itu,” terang Carscoops.
Follow Berita e-Kompas.ID di Google News


You must be logged in to post a comment Login