Luhut Dukung Prabowo, Pakar: Sudah Dilindungi Jokowi : e-Kompas.ID Economy - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Luhut Dukung Prabowo, Pakar: Sudah Dilindungi Jokowi : e-Kompas.ID Economy

[ad_1]

JAKARTA – Pakar Komunikasi Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio ikut mengomentari pernyataan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan yang terang-terangan mendukung salah satu pasangan calon presiden wakil presiden.

Menurut Hendri, aksi blak-blakan Luhut itu lantaran merasa sudah dilindungi oleh pernyataan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang menyebutkan bahwa Presiden dan Menteri boleh ikut berkampanye.

“Ya kalau Pak Luhut terang-terangan itu kan sudah dilindungi oleh Pak Jokowi, Presiden. Sehingga atasan Pak Luhut sudah bilang bahwa menteri boleh kampanye, boleh berpihak selama tidak menggunakan fasilitas (negara) segala macam. Itulah jadi wajar kalau Pak Luhut, ya karena merasa sudah dilindungi Pak Jokowi ya dia bablas gitu,” terangnya ketika dihubungi MNC Portal Indonesia, Sabtu (3/2/2024).

Kendati demikian Hendri menekankan bahwa sebaiknya tidak berpihak kepada salah satu pasangan capres dan cawapres.

“Ya walaupun sebaiknya kan selama mejadi menteri bagaimana caranya memisahkan diri tidak menggunakan fasilitas negara? itukan jabatannya nempel ya. Memang si sebaiknya tidak berpihak,” tutupnya.


Follow Berita e-Kompas.ID di Google News

Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari e-Kompas.ID hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

Seperti ramai diberitakan, pernyataan Luhut yang mendukung salah satu pasangan capres dan cawapres tersebut disampaikannya melalui unggahan di instagram pribadinya @luhut.pandjaitan.

Luhut mengungkapkan, alasannya memilih pasangan capres dan cawapres itu karena keberlanjutan. Kendati demikian dirinya berharap agar masyarakat memilih pemimpin yang tepat sesuai kebutuhan dan tantangan zaman saat ini.

“Kita semua belajar dari tantangan dan ujian yang sudah kita lalui bersama, dari mulai pandemi, konflik geopolitik, dan ancaman perubahan iklim di masa depan. Negeri ini butuh pemimpin yang berani sekaligus bisa bersahabat dengan seluruh negara, baik negara maju maupun negara berkembang,” pungkas Luhut dalam unggaha tersebut.

[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID