JAKARTA – Budayawan Romo Frans Magnis Suseno mengajak masyarakat terutama pemilih muda untuk memilih calon pemimpin dengan melihat masa lalunya. Jangan sampai, kata Romo Magnis, rakyat terkecoh menjelang pemilu 2024.
Dengan melihat masa lalu masing-masing pasangan calon (paslon) capres-cawapres, Romo Magnis meyakini, masyarakat dapat mengetahui apakah calon pemimpin itu memiliki integritas dan dapat dipercaya atau tidak.
“Yang betul-betul mau memakai 5 tahun sebagai presiden untuk melayani, mengabdi, dan menyelamatkan bangsa Indonesia. Itu yang kita cari,” katanya dalam acara deklarasi manifesto kebangsaan bertajuk ‘Menjaga Api Demokrasi Tetap Menyala’ di iNews Tower, Jakarta Pusat.
Romo Magnis kemudian bercerita bahwa dirinya tidak mempunyai catatan serius mengenai masa lalu paslon nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, maupun paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
“Dan untuk itu, saya kira ada satu kemungkinan yang melihat ke masa lampau masing-masing untuk mengenali siapa orang itu, terus terang saja untuk paslon 1 dan 3 saya tidak menemukan sesuatu yang perlu saya perhatikan,” ucapnya.
Namun, Romo Magnis mengatakan bahwa catatan sejarah paslon nomor urut 2, terutama calon presiden (capres)nya menjadi pertimbangan, karena Prabowo Subianto mempunyai masa lalu yang panjang.
“Paslon 2 itu masalahnya itu dia sudah agak tua, jadi masa lampaunya itu panjang, tapi saya pokonya saya menuntut yang kita pilih itu orang yang dapat dipercayai,” ucapnya.
“Misalnya kita jangan memilih orang yang pernah terlibat korupsi, jangan memilih orang dengan masa lampau yang gelap, kita jangan memilih orang dengan tangan yang berdarah,” pungkasnya.
Follow Berita e-Kompas.ID di Google News
Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari e-Kompas.ID hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya
(wal)


You must be logged in to post a comment Login