2 Contoh Prinsip Prinsip Ekonomi yang Dilakukan Distributor, Menyalurkan Barang Tepat Waktu : e-Kompas.ID Edukasi - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

2 Contoh Prinsip Prinsip Ekonomi yang Dilakukan Distributor, Menyalurkan Barang Tepat Waktu : e-Kompas.ID Edukasi



JAKARTA – Terdapat 2 contoh penerapan prinsip ekonomi yang dilakukan distributor. Penerapan prinsip ini merupakan komitmen distributor dalam melaksanakan kegiatan ekonomi.

Prinsip Ekonomi yang ada pada umumnya merupakan interaksi antara beberapa pihak, dimana terdapat hubungan antara pertumbuhan, perdagangan, keunggulan, kompetitif. Pada prinsipnya ekonomi digunakan untuk memenuhi permintaan tak terbatas dengan sumber daya yang terbatas. Prinsip ekonomi juga dapat berarti pilihan yang dibuat konsumen dan faktor serta perilaku yang mempengaruhi pilihan tersebut.

Hal ini dikarenakan manusia sebagai makhluk ekonomi yang memiliki makna bahwa dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dengan cara melakukan kegiatan ekonomi. Sebab Manusia mempunyai kebutuhan dan juga keinginan dan bertahan hidup baik berperan sebagai konsumen maupun distributor.

Adapun,distributor merupakan pihak yang membeli produk dari produsen dalam bentuk jadi tanpa adanya proses perubahan atau modifikasi untuk kemudian didistribusikan kepada konsumen, baik secara langsung ataupun melalui retailer seperti warung, toko, supermarket, dan lainnya.

Berikut 2 contoh penerapan prinsip ekonomi yang dilakukan distributor :

1. Penyaluran barang yang tepat waktu

Prinsip yang dipegang oleh distributor dalah menyalurkan barang tepat waktu agar tidak mengecewakan konsumen. Artinya distributor harus memiliki cara efektif dan efisien untuk mampu menyampaikan barang dan jasa dari produsen ke konsumen.

Penyaluran secara tepat waktu dan dengan hati-hati, supaya tidak terjadi kerusakan pada barang yang diantar. Seperti contoh memiliki distributor yang memiliki gudang penyimpanan sementara untuk barang-barang yang mereka jual.

2. Memakai sarana distribusi yang dengan harga murah

Distributor dapat menyalurkan barang dan jasa dari produsen ke konsumen dengan cepat, tepat, dan murah namun tetap mendapatkan keuntungan yang maksimal. Selain itu memperhatikan daya beli masyarakat atau daya beli target marketnya.

Lalu mempromosikan barang atau jasa kepada konsumen dan haruslah memberikan pelayanan yang baik agar mampu mendapatkan keuntungan yang maksimal atau embeli barang dari produsen secara langsung.



Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement google.com, pub-3471700597902966, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

- Advertisement -
e-Kompas.ID

Categories