3 Tersangka Kasus Korupsi Tanah Munjul Segera Diadili : e-Kompas.ID Nasional - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

3 Tersangka Kasus Korupsi Tanah Munjul Segera Diadili : e-Kompas.ID Nasional



JAKARTA – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan berkas penyidikan tiga tersangka kasus dugaan korupsi terkait pengadaan tanah di daerah Munjul, Cipayung, Jakarta Timur. Berkas penyidikan ketiganya juga telah dilimpahkan ke tahap penuntutan, pada hari ini.

Adapun, ketiga tersangka tersebut yakni, Direktur PT Adonara Propertindo, Tommy Adrian (TA); Wakil Direktur PT Adonara Propertindo, Anja Runtuwene (AR); dan Direktur PT Aldira Berkah Abadi Makmur, Rudy Hartono Iskandar (RHI). Tak hanya itu, KPK juga telah merampungkan berkas penyidikan tersangka korporasi PT Adonara Propertindo.

“Hari ini dilaksanakan tahap II (penyerahan tersangka dan barang bukti) dari tim penyidik kepada tim jaksa untuk tersangka AR dkk dan tersangka PT AP (sebagai korporasi) di mana kelengkapan berkas perkaranya telah di periksa oleh tim jaksa dan dinyatakan lengkap,” kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Kamis (7/10/2021).

Setelah dilimpahkan ke tahap penuntutan, kata Ali, maka penahanan para tersangka menjadi kewenangan tim jaksa. Para tersangka akan kembali dilanjutkan penahanannya untuk 20 hari kedepan, terhitung sejak 7 Oktober 2021 hingga 26 Oktober 2021.

“Tim jaksa diberikan waktu selama 14 hari kerja untuk segera menyusun surat dakwaan dan melimpahkan berkas perkaranya ke Pengadilan Tipikor. Persidangan diagendakan di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat,” pungkasnya.

Sekadar informasi, KPK telah menetapkan empat orang dan satu korporasi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait pengadaan lahan di Munjul, Pondok Rangon, Cipayung, Jakarta Timur. Adapun, empat orang tersangka itu yakni mantan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan (YRC).

Baca Juga : KPK Tangani 1.291 Kasus Sejak Berdiri: 22 Gubernur hingga 281 Anggota Dewan Jadi Tersangka

Kemudian, Direktur PT Adonara Propertindo, Tommy Adrian (TA), Wakil Direktur PT Adonara Propertindo, Anja Runtuwene (AR), serta Direktur PT Aldira Berkah Abadi Makmur (ABAM), Rudy Hartono Iskandar (RHI). Rudy Hartono. Sedangkan satu korporasi yang juga ditetapkan tersangka dalam perkara ini yaitu, PT Adonara Propertindo (AP).

Dalam perkara ini, Yoory Pinontoan disebut melakukan kesepakatan dengan Anja berkaitan dengan pembelian lahan di daerah Munjul, Pondok Rangon, Cipayung, Jakarta Timur, pada 8 April 2019. Yorry disebut sebagai pihak pembeli. Sedangkan Anja merupakan pihak penjual tanah.

Setelah dilakukan kesepakatan, terjadi pembayaran awal sebesar 50 persen atau sejumlah Rp108,9 miliar ke rekening bank milik Anja Runtunewe pada Bank DKI. Selang beberapa waktu kemudian, atas perintah Yoory, dilakukan pembayaran oleh Perumda Pembangunan Sarana Jaya kepada Anja Runtunewe sebesar Rp43,5 miliar.

KPK menemukan dugaan perbuatan melawan hukum berkaitan dengan pengadaan tanah di Munjul tersebut. Adapun, perbuatan melawan hukum tersebut meliputi, tidak adanya kajian kelayakan terhadap objek tanah; tidak dilakukannya kajian appraisal dan tanpa didukung kelengkapan persyaratan sesuai dengan peraturan terkait.

Kemudian, beberapa proses dan tahapan pengadaan tanah juga diduga kuat dilakukan tidak sesuai SOP serta adanya dokumen yang disusun secara backdate: serta adanya kesepakatan harga awal antara pihak Anja Runtunewe dan Periksa PT Sarana Jaya sebelum proses negosiasi dilakukan. Perbuatan itu kemudian diduga mengakibatkan kerugian negara sekira Rp152,5 miliar.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *