JAKARTA – Program Kartu Prakerja yang diselenggarakan pemerintah membuahkan hasil positif bagi para pesertanya. Berdasarkan hasil survei, mayoritas dari mereka setelah mengikuti beragam pelatihan yang ditawarkan, skill-nya meningkat.
Terkait hal itu e-Kompas.ID telah merangkum beberapa fakta menarik, Minggu (21/3/2021).
1. Jokowi Sebut Skill Peserta Kartu Prakerja Naik hingga 88%
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa laporan program pelatihan kartu pra kerja, 88% para peserta skill-nya meningkat.
“Dari survei yang ada 88% keterampilannya meningkat, ini yang kita harapkan,” kata Jokowi dalam Pengarahan Presiden RI kepada Penerima Kartu Pra Kerja Tahun 2020-2021 secara virtual, Rabu (17/3/2021).
Baca Juga: Mantan Satpam Jadi Supervisor Berkat Kartu Prakerja, Ini 5 Faktanya
2. Peserta Kartu Prakerja Diminta untuk Terus Tingkatkan Skill
Jokowi meminta kepada seluruh Kartu Prakerja untuk terus meningkatkan skill agar dapat terus berkompetisi di tengah ketatnya persaingan dunia kerja.
“Karena dalam zaman yang penuh dengan kompetisi seperti ini. Kalau keterampilan, skill kita perbaiki, perbaiki, perbaiki, hilang kita. Lho tahu-tahu kok kita kehilangan pekerjaan. Karena skillnya, yang lain memperbaiki skill, memperbaiki keterampilan dan kita tidak. Ini yang perlu saya ingatkan. Zamannya zaman yang kecepatan perubahan itu cepet banget sekarang ini,” tegas Jokowi.
Baca Juga: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 15 Cuma 4 Hari
3. Kartu Prakerja Menyediakan 1.700 Pelatihan
Jokowi mengatakan bahwa dalam program kartu pra kerja ada kurang lebih 1.700 pelatihan.
“Dan ada kurang lebih 1.700 pelatihan, 1700 macam pelatihan yang disiapkan oleh 165 lembaga pelatihan. Jumlah yang banyak, kemudian peserta secara bebas dipersilahkan untuk memilih mana yang dipilih sesuai dengan minat dan mungkin talenta yang dimiliki,” katanya.

You must be logged in to post a comment Login