5 Fakta Kecurangan Tes CPNS di Buol, Pasang Remote Access hingga Jawab Soal 8 Detik : e-Kompas.ID Nasional - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

5 Fakta Kecurangan Tes CPNS di Buol, Pasang Remote Access hingga Jawab Soal 8 Detik : e-Kompas.ID Nasional



BUOLTes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, kerap ramai diperbincangkan akibat dugaan kecurangan atas Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo ikut bersuara terkait kasus ini.

Berikut sejumlah fakta mengenai kecurangan Tes SKD di Buol:

1. Rusak Sistem SSCASN

Kepala Biro (Karo) Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Satya Pratama menyebut adanya indikasi dari sejumlah oknum untuk merusak sistem SSCASN yang digunakan dalam tes CPNS di Buol. 

Satya mengatakan pihaknya langsung menerjunkan tim untuk menindaklanjuti adanya hal tersebut. Pihaknya berkolaborasi dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) pengadaan CASN Tahun 2021 untuk melakukan penyelidikan atas dugaan tersebut.

“Dari hasil penyelidikan tersebut, BKN bersama BSSN menemukan adanya indikasi kecurangan pada pelaksanaan SKD CASN di Tilok Mandiri Instansi Pemerintah Kabupaten Buol yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang ingin merusak sistem seleksi CASN Nasional dengan modus remote access,” ujar Satya, Senin (25/10/2021). 

2. Remote Access

Menpan-RB Tjahjo Kumolo menyatakan salah satu kecurangan dalam Tes SKD di Buol adalah dengan menginstal sebuah perangkat lunak remote access. 

“Cara kerja kecurangannya dengan menginstal software remote akses sehingga PC yang digunakan peserta bisa diakses dari luar lokasi ujian. Software ini dipasang/diinstall oleh Kepala BKPSDM bersama dua orang lainnya pada malam hari. Hasil bukti rekaman CCTV dihapus, tapi bisa direcovery oleh tim BKN dan BSSN,” ungkap Tjahjo, Selasa (26/10/2021).

Baca juga: Ada Kecurangan Tes CPNS, BKN Turunkan Tim Tanggap Insiden Siber

3. Pengerjaan soal 8 Detik

Tidak hanya itu, Tjahjo juga sudah meminta pihaknya untuk melakukan audit trail terhadap peserta tes. Audit trail ini untuk melihat aktivitas peserta selama pelaksanaan ujian.

Hasilnya, terlihat peserta sangat cepat dalam menyelesaikan soal, baik saat menampilkan soal maupun menjawab soal sangat cepat dengan rata-rata 8 detik per satu soal. 

“Peserta tersebut hanya menampilkan soal kurang lebih 30 soal dalam hitungan detik (rata-rata 7 detik). Setelah menampilkan soal dalam hitungan detik, kemudian menjawab soal juga dalam hitungan detik (rata-rata 8 detik). Ini sangat tidak mungkin terjadi, karena rata-rata waktu bagi peserta minimal 50-54 detik. Artinya dengan waktu yang begitu pendek, tidak mungkin orang bisa membaca soal bisa sangat cepat. Ini terjadi juga di soal-soal Tes Intelegensi Umum yang berisi hitung-hitungan,” terang Tjahjo.

4. Diproses Pidana

Atas kejadian ini, Tjahjo mengungkapkan peserta yang terlibat kecurangan dalam tes ini nantinya tidak hanya didiskualifikasi, tapi juga akan diproses pidana.

“Saya sebagai Menpan-RB sangat setuju peserta CPNS didiskualifikasi dan proses pidana sampai tuntas,” katanya.

5. Dugaan Keterlibatan Petugas ASN

Sempat ada dugaan mengenai keterlibatan petugas ASN dalam kecurangan tes ini. Namun, dugaan tersebut hingga saat ini masih diselidiki. 

Sedang penelitian detil oleh pansel (panitia seleksi),” ujar Tjahjo.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *