DINAS Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat (Disparbud Jabar) menyatakan, wilayah Jabar memiliki lima objek wisata yang berbalut cerita legenda sehingga sangat laik dikunjungi oleh wisatawan lokal dan mancanegara.
“Jabar terkenal dengan cerita-cerita legenda yang dapat ditemukan dari beberapa daerah. Beberapa di antara kisah legenda melekat erat di sejumlah tempat yang sampai saat ini menjadi destinasi wisata bagi masyarakat. Adanya cerita-cerita legenda tersebut tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Benny Bachtiar, mengrutip Antara.
1. Tangkuban Parahu
Benny mengatakan, objek wisata berbalut cerita legenda yang pertama di Jabar, kata Benny, ialah Gunung Tangkuban Parahu.
Kisah Sangkuriang melekat erat dengan Gunung Tangkuban Parahu dan menurut legenda, gunung ini tercipta akibat kemarahan Sangkuriang yang gagal menikahi ibu kandungnya, Dayang Sumbi.
(Foto: PVMBG)
Terlepas dari itu, gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Subang dan Kabupaten Bandung Barat tersebut masih tercatat sebagai gunung api aktif.
“Selain itu, ada tiga kawah yang bisa ditemukan yaitu Kawah Upas, Kawah Ratu, dan Kawah Domas,” kata Benny.
2. Situ Bagendit
Objek wisata berbalut cerita legenda yang kedua di Jawa Barat, ialah Situ Bagendit Danau atau Situ Bagendit merupakan daya tarik wisata yang berada di Kabupaten Garut.
Danau ini memiliki ukuran yang luas sehingga dijadikan sebagai salah satu sumber air untuk memenuhi kehidupan masyarakat di sekitar.
Menurut legenda, danau tersebut tercipta akibat keserakahan dari seorang janda bernama Nyai Bagendit.
Meskipun kehidupannya bergelimang harta, Nyai Bagendit enggan berbagi kepada warga yang tidak mampu hingga akhirnya ia tenggelam oleh air bah bersama harta bendanya.
(Foto: Ist)
3. Situ Cangkuang dan Kampung Pulo
Objek wisata berbalut cerita legenda yang ketiga di Jawa Barat, ialah Situ Cangkuang dan Kampung Pulo di Kabupaten Garut.
Di objek wisata tersebut wisatawan bisa menikmati daya tarik danau serta bangunan candi kuno yang diperkirakan sudah berdiri sejak abad 8 Masehi.
Selain Situ Cangkuang, di lokasi ini juga terdapat Kampung Pulo yang kaya akan sejarah. Menurut cerita turun temurun, dulunya Kampung Pulo dihuni Eyang Embah Dalem Arief Muhammad, seorang penyebar agama Islam yang namanya sudah melegenda.

You must be logged in to post a comment Login