5 Peristiwa yang Terjadi saat Mudik, dari Kecelakaan hingga Pemudik Hanyut : e-Kompas.ID Nasional - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

5 Peristiwa yang Terjadi saat Mudik, dari Kecelakaan hingga Pemudik Hanyut : e-Kompas.ID Nasional

[ad_1]

MENJELANG Lebaran, tak sedikit masyaraat yang melakukan mudik. Pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga sudah merupakan tradisi masyarakat Indonesia. Untuk itu, mereka bahkan sudah mempersiapkan dari jauh hari, misalnya membeli tiket transportasi ke kampung beberapa bulan sebelum tanggal keberangkatan. Namun, dalam perjalanan mudik ini, tak jarang terjadi beragam insiden. Berikut beberapa insiden yang pernah terjadi saat mudik.

• Pemudik Hanyut

Insiden pemudik hanyut terjadi ketika sebuah perahu yang ditumpangi empat orang pemudik terbalik. Peristiwa yang terjadi pada 13 Mei 2021 di Sungai Batang Kapur, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat ini mengakibatkan dua orang meninggal, satu orang ditemukan selamat, sedangkan seorang lagi dilaporkan belum ditemukan. Dua korban yang meninggal itu sempat hanyut dan hilang. Namun, kemudian korban berhasil ditemukan dengan kondisi meninggal dunia.

Korban tewas atas nama Rajid (30) dan Fadil Irsandi (20). Korban yang selamat adalah Rahman Rahim (21), sedangkan yang belum ditemukan, Nofi Arisman (31). Dalam perjalanan mudik ini, mereka sengaja mengambil jalur melewati sungai. Hal ini mereka lakukan karena takut terkena penyekatan perbatasan jika melewati jalur darat.

• Kecelakaan Tunggal di Tol Terbanggi Besar

Kejadian kecelakaan mobil tunggal terjadi di Tol Terbanggi Besar, pada 2 Juni 2019. Mobil yang dikemudikan oleh Rusdi Rizal (34), warga Kampung Molong Asih, Bandung, itu membawa tiga penumpang lain. Mobil melaju dari arah Bakauheni, Lampung Selatan menuju Terbanggi Besar dengan kecepatan tinggi. Penyebab kecelakaan itu diduga karena sopir mengantuk sehingga mobil oleng tidak terkendali dan menabrak pembatas jalan.

Kecelakaan itu mengakibatkan dua orang luka berat, satu meninggal dunia, dan satu korban lainnya cedera fisik dan trauma.

• Melahirkan di Tol Purbaleunyi

Seorang ibu bernama Fitri Wulandari hendak mudik ke Pangandaran bersama keluarganya. Saat sedang beristirahat di rest area pinggir tol pukul 03.30 WIB, ia melahirkan seorang bayi perempuan dalam mobil Kijang. Peristiwa ini terjadi di rest area KM 88 tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi (Purbaleunyi) arah Cileunyi, pada 11 Juni 2018. Iptu Kuswari, yang saat itu tengah siaga di area tersebut, lantas membawa Fitri dan anaknya ke RS Bayu Asih Purwakarta untuk mendapat penanganan medis.


• Pemudik meninggal dalam bus AKAP

Pemudik bernama Sahwan asal Banyuwangi meninggal dunia dalam bus AKAP Tiara Mas. Kejadian ini terjadi pada tahun 2018. Ketika itu bus yang dikemudikan oleh Bambang Irnawan masuk wilayah Gilimanuk, namun tepat di depan Pasar Gilimanuk, pemudik tiba-tiba pingsan. Sahwan kemudian langsung dibawa ke Puskesmas Gilimanuk dengan menggunakan Ambulans BPBD Jembrana.

Saat diperiksa di Puskesmas, korban telah dinyatakan meninggal sebelum sampai Puskesmas. Berdasarkan keterangan dari istrinya, diketahui Sahwan memiliki riwayat penyakit hipertensi dan jantung. Korban semula akan berangkat mudik ke Banyuwangi bersama istri dan dua orang keluarganya.

• Insiden Brebes Exit

Insiden berupa kemacetan parah terjadi di pintu keluar tol Brebes Timur pada tahun 2016, tepat saat mudik Lebaran. Kemacetan itu membuat sejumlah kendaraan motor dan mobil harus berhenti lebih dari 20 jam. Akibat dari kemacetan tersebut bahkan membuat 17 orang pemudik meninggal dunia di lokasi kemacetan Brebes.

Diketahui, terdapat beberapa penyebab kemacetan parah di pintu keluar tol Brebes Timur. Di antara penyebab tersebut adalah, karena tol tidak mampunyai jalan arteri, sehingga menampung ribuan kendaraan yang melintas di jalur tol Pejagan-Brebes Timur. Selain itu, rencana operasi angkutan Lebaran terlalu fokus pada tol Cipali sehingga tidak memperhatikan jalur Pantura, jalur tengah dan jalur Selatan. Penyebab lain, lambannya petugas dalam melakukan pengalihan arus lalu lintas ke arah Brebes Timur hingga berakibat terjadi stagnasi.

[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID