JAKARTA – Pemerintah akan segera membuka seleksi CPNS, yang rencananya dimulai April 2021. Selain CPNS, pemerintah juga membuka seleksi untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), serta sekolah kedinasan.
Berikut fakta-fakta mengenai rekrutmen CPNS, PPPK, dan sekolah kedinasan yang telah dirangkum, Sabtu (27/3/2021).
1. Sekitar 1,3 juta formasi dibuka, untuk kebutuhan 2020 dan 2021
Tahun ini, pemerintah membuka sekitar 1,3 juta formasi untuk pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Menurut Menteri Tjahjo, jumlah kebutuhan tersebut merupakan kebutuhan untuk dua tahun, yakni tahun 2020 dan 2021, mengingat pada tahun kemarin pemerintah tidak melaksanakan rekrutmen.
Jumlah kebutuhan untuk guru PPPK sebanyak 1 juta formasi, untuk pemerintah pusat sebesar 83.000 formasi, dan pemerintah daerah sebesar 189.000 formasi.
Baca Juga: CPNS 2021, Pemerintah Pusat Butuh Dosen hingga Penyuluh KB
“Jumlah yang tidak pernah kita lakukan sebelumnya,” ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo di Jakarta, Jumat (19/3/2021).
2. Rekrutmen CASN 2021 dimulai dari April
Seleksi CASN akan diawali bagi sekolah kedinasan di bawah delapan instansi kementerian dan lembaga. Kedelapan instansi tersebut adalah Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Badan Pusat Statistik (BPS), serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Setelah itu dilanjutkan pembukaan pendaftaran guru PPPK, PPPK non-guru, dan CPNS yang direncanakan pada bulan Mei atau Juni.
Baca Juga: Pemda Butuh 189.000 Pegawai, Ini Formasi CPNS Paling Banyak Dicari
3. Ada lowongan untuk lulusan SMA
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Tjahjo Kumolo menyebutkan bahwa ada lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bagi lulusan SMA. Salah satunya Kemenkumham membuka posisi untuk sipir penjara dan petugas keiimigrasian. Dia mengatakan bahwa lowongan untuk kualifikasi pendidikan SMA memang spesifik.
“Untuk SMA itu spesifik. Misal untuk sipir penjaga tahanan atau penjaga rutan. Itu tidak perlu keahlian yang khusus,” katanya
4. Hati-hati dengan praktik percaloan
Plt. Deputi bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Teguh Widjinarko mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dengan praktik percaloan dalam rekrutmen CASN. Penggunaan sistem computer assisted test (CAT) dalam proses seleksi baik di tahap seleksi kompetensi dasar (SKD) maupun seleksi kompetensi bidang (SKB) sudah transparan dan akuntabel.
Selain itu hukuman pemecatan secara tidak hormat juga akan diberikan terhadap pegawai ASN yang terbukti terlibat praktik percaloan.
“Jangan mudah percaya terhadap janji-janji orang lain yang dapat meluluskan seseorang terutama jika harus membayar sejumlah uang tertentu,” tuturnya.
Selain itu, Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan salah satu yang disiapkan adalah fitur tambahan pada sistem CAT BKN yaitu face recognition.
“Face recognition yang diperuntukkan untuk mengidentifikasi peserta yang melakukan ujian, sehingga dapat meminimalkan adanya percaloan dalam pelaksanaan ujian,” ungkapnya.

You must be logged in to post a comment Login