7 Jembatan dan Terowongan dengan Kriteria Khusus, Pelengkung Youtefa hingga Simpang Susun Semanggi : e-Kompas.ID Economy - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

7 Jembatan dan Terowongan dengan Kriteria Khusus, Pelengkung Youtefa hingga Simpang Susun Semanggi : e-Kompas.ID Economy



JAKARTA – Proyek jembatan dan terowongan merupakan infrastruktur yang sangat penting untuk dibangun di Indonesia. Pasalnya dengan geografis yang beragam, kedua bangunan ini berperan penting sebagai penghubung antardaerah.

Namun membangun jembatan dan terowongan tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada Peraturan Menteri PUPR No. 41 Tahun 2015 yang mengatur syarat pembangunan kedua infrastruktur tersebut.

Baca Juga: Pasca-Longsor, Jembatan Palopo-Toraja Sepanjang 100 Meter Segera Rampung

“Jembatan dan terowongan jalan yang memenuhi kriteria ini wajib mendapatkan persetujuan dari Menteri PUPR dalam hal desain, laik fungsi, dan kegiatan-kegiatan lain yang dapat mempengaruhi keamanan struktur,” kata akun resmi Instagram Kementerian PUPR pada Minggu (26/9/2021).

Ternyata terdapat tujuh kriteria jembatan dan terowongan jalan, lho! Ada apa saja? Yuk, simak!

1. Jembatan dengan bentang paling sedikit 100 meter seperti Jembatan Zainal Abidin

Baca Juga: Jembatan Aek Tano Pongol Ditargetkan Rampung 2022

2. Jembatan pelengkung dengan bentang paling sedikit 60 meter, jembatan gantung, dan jembatan beruji kabel seperti Jembatan Youtefa

3. Jembatan dengan total panjang paling sedikit 3.000 meter seperti Jalan Tol bali Mandara

4. Jembatan dengan ketinggian pilar di atas 40 meter seperti Jembatan Tol Cikubang

5. Terowongan jalan dengan panjang bagian tertutup paling sedikit 200 meter seperti Terowongan Tol Cisumdawu

6. Terowongan jalan yang menggunakan cara pengeboran/jacking dalam metode pelaksanaan seperti Terowongan MRT Jakarta

7. Jembatan dan terowongan jalan yang memiliki kompleksitas struktur tinggi atau memiliki nilai strategis tinggi atau didesain menggunakan teknologi baru seperti Simpang Susun Semanggi

“Sementara itu, untuk jembatan dan terowongan jalan di luar tujuh kriteria tersebut, diatur sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” lanjut akun dengan nama pengguna @kemenpupr tersebut.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *