KEPALA Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kapri), Wan Rudi mengungkapkan, tingkat hunian hotel di kawasan wisata Lagoi sudah mencapai 80 hingga 90 persen saat akhir pekan seiring dengan pemberlakuan PPKM level satu di daerah tersebut.
“Dengan standar harga wisman ditambah beberapa diskon, lumayan, hotel-hotel kini sudah dapat pemasukan untuk operasional,” kata Rudi.
Kondisi ini, menurut dia, menandakan bahwa kegiatan pariwisata khususnya di Lagoi telah menunjukkan perbaikan setelah sekian lama terpuruk karena terdampak pandemi Covid-19.
Meski demikian, ia mengakui dari sekitar 15 hotel yang beroperasi di Lagoi, sejak awal pandemi hingga kini, hanya tersisa delapan hotel yang masih beroperasi. “Sisanya sudah tutup,” ujarnya.
Baca juga: Kepri Terima Turis Asing Lagi, Lagoi Jadi Proyek Percontohan
(Foto: Antara/Ogen)
Ia menyampaikan sejauh ini pengunjung Lagoi dominan wisatawan domestik seperti Batam dan Tanjungpinang. Sebagian kecil, ada yang berasal dari luar daerah, misalnya Jakarta.
“Wisatawan domestik potensial tetap dari Batam, dengan jumlah penduduk sekitar 1,5 juta,” ungkap Wan Rudi.
Dirinya juga memastikan para pengunjung yang datang ke Lagoi juga tak perlu PCR atau antigen, karena cukup menunjukkan bukti sudah vaksin dua kali dosis.

You must be logged in to post a comment Login