Hadapi Ketidakpastian di Masa Pandemi, Sandiaga Uno: Perketat dan Disiplin Prokes : e-Kompas.ID Travel - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Hadapi Ketidakpastian di Masa Pandemi, Sandiaga Uno: Perketat dan Disiplin Prokes : e-Kompas.ID Travel

[ad_1]

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menegasan, di era volatility, uncertainty, complexity dan ambiguity (VUCA) yang saat ini dialami oleh masyarakat secara global harus disikapi dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, serta memperkuat kolaborasi.

Hal itu kata dia, dikarenakan pengaruh besar dari pandemi Covid-19 yang mempercepat tranformasi ekonomi masyarakat. Selain itu, juga memberikan dampak terhadap perubahan pola perilaku seseorang.

Terlebih, lanjutnya, saat ini sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) tidak bisa lepas dalam memberikan jaminan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan yang tinggi akan produk dan pelayanannya.

Kemudian kategori hotel, restoran, rumah makan, daya tarik wisata, arum jeram, hingga golf saat ini sudah tersertifikasi CHSE. Serta telah terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi.

CHSE

(Foto: Kemenparekraf)

“Ini adalah bagian dari era volatility, uncertainty, complexity, dan ambiguity (VUCA) dan tentunya ini harus kita sikapi dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin,” katanya saat menghadiri Rakernas II PHRI Tahun 2022 secara virtual.

Lebih lanjut konsep 3G yang digaungkan Kemenparekraf harus diimplementasikan dengan baik, yakni Gercep, gerak cepat, Geber gerak bersama dengan PHRI, dan Gaspol garap semua potensi agar segera bangkit dan ciptakan peluang lapangan kerja.

Sementara, Ketua Umum PHRI, Hariyadi Sukamdani mengatakan, bahwa fokus utama saat ini adalah bagaimana pelaku usaha dapat menciptakan pasar-pasar baru.

Selain itu yang terpenting membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui kolaborasi dengan berbagai pihak terkait, seperti pemerintah pusat, pemerintah daerah, asosiasi pariwisata, BUMN, hingga pihak swasta.

Pihaknya pun meyakini, bahwa di 2022 ini merupakan momentum yang sangat baik, karena sebagaimana kita ketahui tren dari Covid-19 telah menunjukkan tanda-tanda menuju endemik atau menjadi suatu virus yang biasa terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari.

“Dan, kami sudah melihat tanda-tanda itu di beberapa negara yang telah membuka dan melonggarkan protokol kesehatannya dengan Covid-19 ini. Oleh karena itu, kami juga sangat berharap dukungan dan kolaborasi dari Kemenparekraf untuk kebangkitan ekonomi kita,” ucap Hariyadi.

[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID