Staf FORUM
Komando Operasi Khusus (Special Operations Command – SOCOM) Angkatan Bersenjata Filipina (Armed Forces of the Philippines – AFP) sekarang menjadi komando prajurit tempur, demikian yang diumumkan Kepala Staf AFP Jenderal Andres Centino selama perayaan ulang tahun keempat komando itu pada 1 April 2022, di Fort Magsaysay, Nueva Ecija, di Luzon Tengah.
SOCOM, komando operasi khusus gabungan, memberikan kontribusi besar untuk membantu militer Filipina melayani rakyat dan mengamankan negara, demikian ungkap Andres Centino.
“SOCOM memainkan peran signifikan dalam memperkuat kemampuan kita untuk menghadapi tantangan keamanan, khususnya dalam pelaksanaan operasi bersama dan gabungan yang melibatkan Pasukan Operasi Khusus, serta dalam mendorong interoperabilitas di antara berbagai unit fungsional teritorial yang berbeda di AFP.”

SOCOM memperoleh kendali operasional atas Grup Operasi Khusus Marinir AFP, Komando Operasi Khusus Angkatan Laut, Pasukan Operasi Khusus Angkatan Udara Filipina, dan Pasukan Operasi Khusus Angkatan Darat Filipina pada tahun 2018.
Andres Centino juga memimpin upacara peletakan karangan bunga sebagai bagian dari acara ulang tahun itu untuk memberikan penghormatan kepada anggota yang patut diteladani, mantan komandan, dan anggota SOCOM yang telah gugur, demikian yang dilaporkan surat kabar Manila Bulletin.
Selama acara tersebut, Andres Centino mengumumkan kategorisasi ulang komando pasukan khusus itu dari unit dukungan militer di seluruh AFP menjadi komando prajurit tempur.
“Hal ini penting karena perbedaan ini secara langsung dan serius memengaruhi pengembangan kemampuan saat ini dan kemajuan masa depan komando ini ketika sekarang mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan operasi khusus tidak hanya terkait tren terorisme transnasional yang sedang berkembang tetapi juga terkait ancaman eksternal terhadap demokrasi dan keutuhan wilayah negara kita,” ungkap Mayor Jenderal AFP Francisco Ariel Felicidario III, ditampilkan dalam foto, komandan SOCOM sejak Januari 2022, pada acara tersebut.
“Kita tentunya harus merujuk krisis yang sedang berlangsung di Ukraina dan pendudukan yang terus-menerus dilakukan terhadap perairan teritorial kita,” ungkapnya.
Komandan personel perwakilan dan unit operasi khusus AFP lainnya, serta operator khusus dari militer Amerika Serikat yang berada di Filipina untuk berpartisipasi dalam latihan tahunan Balikatan juga menghadiri upacara tersebut.
Pimpinan pertahanan dan militer negara itu mendirikan komando tersebut pada April 2018 sebagai pengakuan atas potensi kolektif dan efektivitas pasukan operasi khusus AFP sebagai pasukan pemukul strategis selama pembebasan Kota Zamboanga dan Kota Marawi dari kelompok ekstremis kekerasan, demikian ungkap Francisco Ariel Felicidario. Brigade Perang Khusus Angkatan Darat Filipina, yang didirikan pada tahun 1978 dan terdiri dari dua unit elite Angkatan Darat, Pasukan Khusus dan Scout Ranger, merupakan cikal bakal SOCOM.
“Kita sekarang akan melakukan upaya sebaik mungkin untuk memenuhi standar yang ditetapkan oleh perbedaan ini sebagai komando prajurit tempur, ketika kita sekarang mulai menantikan tahap kelahiran kembali ketiga kita: regularisasi SOCOM dari unit sementara ke unit reguler penuh AFP,” ujar Francisco Ariel Felicidario. “Sama seperti Divisi Infanteri ke-11 dan Komando Operasi Khusus Angkatan Laut yang sekarang menjadi unit reguler setelah beroperasi selama satu tahun.”
“Tema ulang tahun pada tahun ini, ‘Unggul di Tengah Semua Tantangan,’ merupakan cerminan asal usul unit ini dan pernyataan pencapaian mandatnya serta pengembangan lebih lanjut. Inilah SOCOM AFP kalian hari ini, dan kita akan terus mengembangkannya. Kepada semua teman dan pemangku kepentingan, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan berkelanjutan Anda sekalian terhadap SOCOM,” ungkap Francisco Ariel Felicidario.
Pada upacara tersebut, Andres Centino juga mendesak operator khusus untuk terus meningkatkan keterampilan berperang mereka.
“Saya mendorong semua orang untuk tidak hanya melakukan pekerjaan dengan baik tetapi juga memperluas wawasan Anda dengan mengatasi keterbatasan Anda sendiri. Saya yakin melalui bimbingan komandan Anda, Anda akan terus menyempurnakan kompetensi inti Anda yaitu keterampilan berperang, yang tentunya telah banyak berkontribusi pada pencapaian misi AFP,” ungkap Andres Centino.
Francisco Ariel Felicidario memperkuat sentimen yang diungkapkan Andres Centino.
“Kepada semua perwira dan Prajurit SOCOM AFP, kita harus terus meningkatkan kemampuan perang kita dan mengembangkan komandan yang percaya dengan kemampuan diri mereka sendiri. Kita harus mampu menangani komputerisasi dan perkembangan teknis signifikan ke depannya. Dalam lingkungan yang selalu berubah, selalu ingat bahwa rakyat kita masih menjadi aset yang paling signifikan.”
FOTO DIAMBIL DARI: ANGKATAN BERSENJATA FILIPINA
You must be logged in to post a comment Login