Habis Buang Air Besar di Pesawat, Penumpang Ini Paksa Pramugari Cebok Bokongnya : e-Kompas.ID Travel - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Habis Buang Air Besar di Pesawat, Penumpang Ini Paksa Pramugari Cebok Bokongnya : e-Kompas.ID Travel

[ad_1]

SEORANG pria obesitas memaksa pramugari membersihkan bokongnya alias cebok usai dia buang air besar (BAB) dalam sebuah penerbangan dengan pesawat EVA Air dari Los Angeles, Amerika Serikat menuju Taiwan.

Kejadian tersebut viral di media sosial setelah seorang warganet pemilik akun Jeff Lin mengunggahnya ke Facebook.

 BACA JUGA:Cerita Pramugari Jual Celana Dalam hingga Tawarkan Seks ke Penumpang, Alasannya Bikin Melongo

Melansir dari AsiaOne, kejadian tidak mengenakan itu terjadi pada 19 Januari 2019. Pramugari bernama Kuo yang saat itu berada dalam pesawat memberi keterangan pers bersama serikat pekerja awak kabin Taoyuan Flight Attendants Union.

 Ilustrasi

Kuo menceritakan bahwa mulanya penumpang pria yang mengenakan kursi roda itu meminta bantuan pramugari agar membawanya ke toilet. Selain karena berat badannya berlebih, penumpang tersebut mengaku sedang mengalami cedera tangan kanan.

 BACA JUGA:10 Maskapai dengan Pramugari Paling Seksi di Dunia, Bikin Betah Terbang

Pramugari akhirnya membantunya ke toilet. Namun, pria tersebut justru mendesak para pramugari membantu melepaskan celana dalamnya yang sudah ia tarik hingga lutut.

Karena merasa itu di luar tanggung jawabnya, pramugari menolak melepaskan celana dalam penumpang obesitas itu. Tapi, sang penumpang tetap bersikeras meminta pramugari untuk melepaskan celana dalamnya, karena alasan tak bisa melakukan sendiri akibat tangannya cedera.

Saat itu tak ada pramugara yang bertugas, yang ada hanya kru kabin wanita. Mau tak mau mereka menyanggupi permintaan tersebut dengan menutup alat kelamin si pria dengan sehelai handuk.

Setelah selesai buang air, alih-alih segera keluar dari toilet dan kembali ke bangku penumpang, penumpang ini justru meminta pramugari untuk mengelap bokongnya. Mereka pun terpaksa melakukan hal menjijikan tersebut.

 

Dari kejadian tersebut, pekerja mendesak EVA Air untuk membuat regulasi baru agar penumpang dengan keterbatasan fisik didampingi oleh pengasuh atau keluarga. Sementara kru kabin tidak diwajibkan menerima tuntutan tak pantas dari penumpang.

[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID