4 Fakta Kasus Dugaan Pemerasaan Terhadap Syahrul Yasin Limpo : e-Kompas.ID Nasional - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

4 Fakta Kasus Dugaan Pemerasaan Terhadap Syahrul Yasin Limpo : e-Kompas.ID Nasional

[ad_1]

BEREDAR kabar jika rumah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri di kawasan Bekasi, Jawa Barat, digeledah penyidik Polda Metro Jaya.

Dikabarkan penggeledahan tersebut diduga terkait kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), yang kini dalam tahap penyidikan dan pencarian barang bukti. Berikut sejumlah faktanya:

1. Ini Kata Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto

Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto enggan menanggapinya terkait kabar jika rumah Ketua KPK Firli Bahuri digeledah anak buahanya.

“Kabid Humas ya, Kabid Humas,” ujar Karyoto di Mapolda Metro Jaya, Selasa (10/10/2023).

Sebagaimana diketahui, Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan penanganan dugaan kasus pemerasan terkait mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) telah naik statusnya dari penyelidikan ke penyidikan.

2. KPK Hormati Proses Hukum

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nurul Ghufron menyatakan, menghormati penyidikan kasus dugaan pemerasan yang dilakukan pimpinan lembaga antirasuah. Pemerasan tersebut diduga terkait penanganan perkara di Kementerian Pertanian.

Munculnya isu pemerasan tersebut ditengah penyidikan KPK di lingkungan Kementerian Pertanian. Meski ada pengusutan dugaan pemerasan, penyidikan kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian tetap berjalan.

“KPK menjalankan proses berdasarkan hukum dan alat bukti, dan akan terus menindaklanjuti sesuai tahapan prosedur selanjutnya,” kata Ghufron saat dihubungi.

“Kalaupun ada proses hukum sampingannya oleh APH (aparat penegak hukum) lainnya itu hal yang terpisah, dan kami hormati proses tersebut tetapi kami jalan terus untuk pokok perkara yang sedang kami proses tidak akan mempengaruhi proses hukum yang sedang kami lakukan,” ucapnya.


Follow Berita e-Kompas.ID di Google News

3. Begini Reaksi Mahfud MD

 

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan bahwa dirinya terus berkoordinasi dengan KPK dan Polda Metro Jaya, terkait dugaan pemerasan yang dilakukan pimpinan KPK terhadap Syahrul Yasin Limpo (SYL).

“Saya terus berkoordinasi dengan KPK maupun dengan Polda agar ini selesai dengan benar dan baik. Begitu saja,” kata Mahfud MD saat ditemui di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutahan (KLHK).

Mahfud menegaskan bahwa KPK maupun Polda Metro Jaya, masing-masing mempunyai prosedur dalam menangani suatu perkara. Termasuk terkait status kasus dugaan pemerasan yang sudah naik dari penyelidikan ke penyidikan.

4. Polisi Akan Periksa Kapolrestabes Semarang

 

 

Polisi membenarkan adanya pemanggilan kepada Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar untuk pemeriksaan klarifikasi dalam kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo.

Rencananya, polisi akan kembali memanggil Kombes Irwan Anwar untuk diperiksa dalam rangkaian proses penyidikan kasus tersebut.

“Akan diagendakan pemanggilan terhadap yang bersangkutan untuk dimintai keterangan sebagai saksi,” ujar Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak dalam keterangannya.

[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID