JAKARTA – Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Capres Cawapres) Ganjar Pranowo – Mahfud MD, Aiman Witjaksono berdasarkan UUD 1945 Pemilu dilaksanakan dengan Jujur dan Adil. Namun tidak boleh juga melupakan perdamaian.
Kata dia, masyarakat boleh saja bergembira dalam pesta demokrasi. Kendati tidak boleh melupakan soal potensi kecurangan.
Hal ini seperti yang dilakukan oleh TPN Ganjar-Mahfud. Menurut Aiman, TPN memang memiliki misi memenangkan Capres Cawapres nomor urut 3 tersebut, namun tetap kritis.
BACA JUGA:
“Soal pemanggilan para kades di Jawa Tengah. Yang diperiksa polisi soal dana desa, IPW (Indonesia Police Watch) melihat itu ada unsur politis, ada dugaan unsur politis di sana,” ucapnya dalam diskusi Gabungan Koalisi Masyarakat Sipil di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, (28/11/2023).
“Ini bicara soal potensi (kecurangan) yang terjadi (dalam Pemilu 2024), kita wajib mengingatkan untuk menjaga demokrasi untik terus, bukan runtuh,” tambahnya.
BACA JUGA:
Berbicara soal demokrasi kata Aiman saat ini dirinya tengah berjihad demokrasi. Sebab, demokrasi ada karena terdapat kesepakatan. Begitu pula dengan terbentuknya negara.
“Kesepakatan wajib hukumnya untuk dilaksanakan. Hidup Indonesia, Hidup demokrasi, Pemilu hanya sementara, Indonesia insya Allah sampai akhir zaman,” katanya.
Follow Berita e-Kompas.ID di Google News
Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari e-Kompas.ID hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya


You must be logged in to post a comment Login