Alasan Ivan Gunawan Terima Job TV Lagi Usai Ditegur KPI : e-Kompas.ID Celebrity - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Alasan Ivan Gunawan Terima Job TV Lagi Usai Ditegur KPI : e-Kompas.ID Celebrity

[ad_1]

JAKARTA Ivan Gunawan kembali menerima tawaran syuting di salah satu stasiun televisi setelah sempat ditegur Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) karena gaya berpakaiannya.

Pria yang akrab disapa Igun ini mengaku tidak trauma dalam menerima teguran itu. Dia juga berkomitmen untuk tampil apa adanya alias menjadi diri sendiri selama tidak merugikan pihak lain.

Alasan Ivan Gunawan Terima Job TV Lagi Usai Ditegur KPI

“Nggak ah saya biasa aja begini. Saya jadi diri sendiri aja. Saya sih nggak trauma ya gitu (usai ditegur KPI),” ujar Ivan Gunawan di Kawasan Jakarta Pusat belum lama ini.

Igun lantas membeberkan alasannya kembali menerima tawaran syuting di TV. Menurutnya, hal ini adalah pekerjaan utama selain berbisnis di bidang fashion.

Dia juga menilai tak ada yang salah bagi seorang figur publik yang menerima job ketika ditawarkan oleh pihak TV.

“Ya namanya pekerja kan, kalau disuruh balik kalau diminta-minta terus, ya balik ya kenapa nggak,” ucapnya.

Kendati demikian, Igun hanya akan mengisi program acara bersama Ayu Ting Ting hingga Wendy Cagur selama bulan Ramadhan.

“Insya Allah saya hari Senin balik (syuting lagi). Saya ngisi acara buka puasa juga. Aku balik ke program ini sebulan aja, kerja sebulan aja, Alhamdulillah ngambil uang cash,” kata dia.

“Jadi kita bakal kangen-kangenan hari Senin. Jadi aku mau tahu updatean Ayu Ting Ting seperti apa,” tutup Igun.

 BACA JUGA:


Follow Berita e-Kompas.ID di Google News

Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari e-Kompas.ID hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

Sebagai informasi, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sebelummya sempat menegur salah satu program televisi swasta terkait penampilan Ivan Gunawan yang dinilai melanggar ketentuan.

Kala itu, KPI menilai gaya busana Igun dianggap tidak baik untuk dipertontonkan kepada publik.

“Program ini kedapatan menampilkan adegan yang mengarah pada penormalan laki-laki bergaya perempuan yang dipertontonkan kepada khalayak,” bunyi teguran yang diterbitkan KPI pada 3 Januari 2024.

[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID