JAKARTA – Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 10 Desember 2021 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah 311 orang sembuh per hari. Adanya penambahan hari ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga menembus angka 4,1 juta orang sembuh atau tepatnya 4.109.675 orang (96,5%).
Sejalan dengan itu, kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, berkurang 124 kasus dan totalnya menjadi 5.154 kasus (0,1%). Sementara pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), hari ini bertambah sebanyak 192 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 4.258.752 kasus.
Disamping itu, pasien meninggal juga bertambah lagi sebanyak 5 kasus dan kumulatifnya mencapai 143.923 kasus (3,4%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 329.670 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 3.986 kasus.
Untuk perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin ke-1 bertambah sebanyak 639.588 orang dengan totalnya sudah melebihi angka 145 juta orang atau 145.085.912 orang. Sedangkan penerima vaksinasi ke-2 bertambah 645.087 orang dan totalnya meningkat melebihi 101 juta orang atau angka tepatnya 101.794.596 orang. Serta penerima harian vaksin ke-3 angka kumulatifnya melebihi 1,2 juta orang atau 1.250.506 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.
Lebih lanjut, melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat 5 provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi Jawa Tengah menambahkan 43 orang dan kumulatifnya 455.197 orang, diikuti Jawa Timur menambahkan 42 orang dan kumulatifnya 369.819 orang, Jawa Barat menambahkan 39 orang dan kumulatifnya 692.724 orang, DKI Jakarta menambahkan 36 orang dan kumulatifnya 850.444 orang serta DI Yogyakarta menambahkan 36 orang dan kumulatifnya 151.244 orang.
Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni di Jawa Barat menambahkan 44 kasus dan kumulatifnya 708.278 kasus, diikuti DKI Jakarta menambahkan 26 kasus dan kumulatifnya 864.326 kasus,Jawa Timur menambahkan 20 kasus dan kumulatifnya 399.686 kasus, Jawa Tengah menambahkan 19 kasus dan kumulatifnya 486.602 kasus serta DI Yogyakarta menambahkan 16 kasus dan kumulatifnya 156.892 kasus.
Selain itu, per hari ini terdapat 4 provinsi yang menambahkan kasus kematian. Jawa Timur menambahkan 2 kasus dan kumulatifnya 29.711 kasus. Sementara 3 provinsi lainnya menambahkan masing-masing 1 kasus yaitu Jawa Tengah dengan kumulatifnya 30.247 kasus, Bali dengan kumulatifnya 4.050 kasus serta Banten dengan kumulatifnya 2.689 kasus.
Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 57.596.611 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 7.894.772 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 48.031.297 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 0,11% dan positivity rate spesimen mingguan (28 November – 4 Desember 2021) di angka 0,16%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 20 spesimen.
Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 228.725 orang dan kumulatifnya 38.695.313 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 34.436.561 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 228.533 orang. Sementara positivity rate (NAA dan Antigen) orang harian di angka 0,08% dan positivity rate orang mingguan (28 November – 4 Desember 2021) di angka 0,14%. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.
Jakarta, 10 Desember 2021
Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional
[ISTA/ACU/VJY]
You must be logged in to post a comment Login