Apa Beda Susu Sapi dan Susu Ikan? Ini Penjelasannya : e-Kompas.ID health - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Apa Beda Susu Sapi dan Susu Ikan? Ini Penjelasannya : e-Kompas.ID health

[ad_1]

SUSU ikan mendadak jadi perbincangan hangat paska dipilih sebagai alternatif pengganti susu sapi dalam program makan siang gratis yang digagas Presiden dan Wakil Presiden Terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Kabar tersebut tentu menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat Indonesia? Bukan tanpa alasan, selama ini susu sapi lah yang dikenal memiliki nilai gizi tinggi untuk membantu tumbuh kembang anak. Untuk mengetahui lebih lanjut polemik ini, berikut Tim MNC Portal rangkumkan perbedaan antara susu ikan dan susu sapi. Kira-kira mana ya yang lebih bergizi?

Susu ikan pertama kali digagas oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Kementerian Koperasi UKM pada Agustus 2023. Kedua kementerian ini berkolaborasi meluncurkan produk UMKM berupa susu ikan sebagai upaya hilirisasi produk perikanan.

Susu Sapi

Sesuai dengan namanya, produk inovasi tersebut berbahan baku ikan yang kemudian diproses dengan teknologi modern hingga menghasilkan Hidrolisat Protein Ikan (HPI) sebagai bahan baku Susu Ikan. HPI adalah produk inovasi karya anak bangsa Berikan Bahari Indonesia, salah satu UMKM binaan KKP.

“Ini akan menjadi faktor penting dalam mendorong hilirisasi perikanan, sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono seperti dikutip dari website resmi kkp.go.id.

Meski dibranding dengan nama ‘susu ikan’, konsultan dan ahli gizi, dr. Rita Ramayulis, mengatakan ini sebernarnya tidak bisa disamakan dengan susu sapi mengingat keduanya memiliki kandungan dan bahkan gizi yang berbeda. Namun, dia tak menampik jika susu ikan bisa dibuat menyerupai susu sapi dengan proses tertentu.

“Tentu nggak bisa digantikan ya. Karena keduanya dari bahan yang berbeda. Kandungan gizi yang berbeda juga. Tapi kalau sudah diproses secara industri itu dia bisa dibikin menyerupai susu sapi. Tentu saja bisa,” ujar dr. Rita, saat dihubungi e-Kompas.ID, Rabu, (11/9/2024).


Follow Berita e-Kompas.ID di Google News

Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari e-Kompas.ID hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

Sedangkan susu sapi sendiri merupakan produk yang berasal dari sapi perah mengandung sekitar 87 persen air. Sisanya 13 persen mengandung protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Teknik pengolahan menghilangkan lemak berfungsi untuk menghasilkan varietas susu rendah lemak.

Susu rendah lemak mengandung dua persen lemak. Ada pula lemak rendah mengandung satu persen lemak dan tanpa lemak atau skim hampir tidak mengandung lemak susu. Sapi sering kali hamil saat diperah, jadi susu sapi mengandung hormon seperti faktor pertumbuhan mirip insulin-1 (IGF-1), estrogen, dan progestin. Beberapa sapi diberi hormon tambahan untuk meningkatkan produksi susu.

[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID