Connect with us

Headline

Arab Saudi Izinkan 60 Ribu Calhaj dari Luar Negeri, Jamaah Indonesia: Saya Serahkan kepada Allah : e-Kompas.ID Muslim

Arab Saudi Izinkan 60 Ribu Calhaj dari Luar Negeri, Jamaah



RIYADH – Otoritas Arab Saudi mengonfirmasi hanya mengizinkan sebanyak 60 ribu jamaah dari luar negeri untuk melakukan ibadah haji 2021 dengan protokol kesehatan yang ketat dan tindakan pencegahan di tengah pandemi Covid-19.

Kepada AryNews, Perwakilan Khusus Perdana Menteri Pakistan untuk Kerukunan Umat Beragama Maulana Tahir Ashrafi pada Sabtu malam mengonfirmasi bahwa Arab Saudi telah mengizinkan haji bagi 60.000 orang dari seluruh dunia pada Sabtu (23/5/2021).

Baca Juga: Dubes RI Luruskan Kabar Arab Saudi Perbolehkan 60 Ribu Jamaah untuk Haji

Lebih lanjut, Ashrafi mengatakan bahwa orang di bawah usia 18 dan lebih dari 60 tahun tidak akan diizinkan pergi haji tahun ini karena pandemi Covid-19. Dia juga mengatakan bahwa otoritas Arab Saudi telah

Jumlah jamaah dari luar negeri ini jelas jauh berkurang dibanding. Pada situasi normal saja, Indonesia mendapat kuota dari otoritas Arab Saudi hingga mencapai 100 ribu calon jamaah haji. Lantas apa tanggapan calon jamaah haji atas informasi ini?

Jamaah calon haji asal Jakarta Selatan yang juga pasangan suami suami istri berinislan SA dan N sudah masuk kategori lansia mengaku pasrah dan menyerahkan semuanya kepada Allah Ta’ala. Calon jamaah haji sebenarnya berangkat haji tahun lalu. Namun karena pandemi Covid-19 maka tertunda. Nah, pada 2021 ini keduanya berharap dapat berangkat.

Baca Juga: Arab Saudi Berlakukan Aturan Ketat, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi Jamaah Haji 2021

Namun dengan apa yang disampaikan otoritas Arab Saudi yang hanya mengizinkan 60 ribu jamaah haji dari luar negeri untuk seluruh dunia, keduanya mengaku pasrah. “Saya serahkan semuanya kepada Allah, tapi nanti ada pengumuman resmi dari pemerintah juga,” ujar N.

Sementara pemerintah Pakistan telah meminta otoritas Saudi untuk mendaftarkan vaksin Covid-19 China untuk haji 2021, katanya.

Menurut sebuah laporan, Arab Saudi telah mengeluarkan daftar vaksin yang direkomendasikan, yang tidak termasuk vaksin yang diproduksi di China. Vaksin virus corona Pfizer, Oxford, Moderna, dan Johnson dan Johnson telah direkomendasikan oleh kerajaan untuk digunakan.

Arab Saudi tahun lalu hanya mengizinkan 10.000 jamaah dari dalam perbatasannya untuk menunaikan ibadah haji karena pandemi.

Dengarkan Murrotal Al-Qur’an di e-Kompas.ID.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(Vitri)



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar Covid-19

Teknologi

Advertisement