Eksekutif – Tak hanya melontarkan pernyataan-pernyaan kontroversial dengan mengaku sebagai nabi ke-26 serta menyinggung puasa yang dilakukan oleh umat Islam di bulan Ramadan. Di mana ia mengatakan bahwa orang Islam yang berpuasa, tetapi dia juga yang ikut merasakan kelaparan.
Baru-baru ini, Jozeph Paul Zhang juga menantang debat Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut dan menyebut pemahaman agama Menag masih rendah.
Menanggapi hal tersebut, Gus Yaqut menyatakan bahwa dari pada berdebat lebih baik Jozeph Paul Zhang bertanggung jawab atas perbuatannya.
“Wong dia mempertanggungjawabkan yang dia omongkan saja nggak berani, kok nantang debat,” katanya, Rabu (21/04/2021).
Yaqut juga mengimbau agar tidak terlalu mempublikasi Jozeph. Sebab, menurutnya hanya akan memporakporandakan kerukunan antar umat beragama bangsa Indonesia.
“Nggak ada baiknya untuk negara ini. Cuma merusak saja,” tegasnya.
Seperti diketahui, Paul mengatakan kalau apa yang dia sampaikan seharusnya tidak usah sampai membuat sakit hati.
“Siapa yang kesal dengan saya? Ketua MUI, Menteri Agama, siapa lagi? Kalau memang sakit berarti tingkat keimanannya masih dangkal, ” ujarnya melalui Zoom Meeting, Selasa (20/4/2021).
Ia juga secara khusus menantang Yaqut untuk berdebat langsung tentang agama dengannya.
“Kalau Gus Yaqut, Ketua MUI dan ketua PBNU benar-benar berilmu agama tinggi, maka ucapan saya ini akan dianggap guyonan saja, untuk mentertawakan diri sendiri, dan bahkan bisa mendidik umat untuk belajar memahami orang lain,’’ kata Paul.
Photo Credit: Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut. FILE/Ist. Photo
“Sebuah karya filosofis yang serius dan baik dapat ditulis seluruhnya terdiri dari lelucon.” – Ludwig Wittgenstein
Tulisan terakhir oleh Didik Fitrianto (Lihat semua)
You must be logged in to post a comment Login