Connect with us

Nasional

Bantu Tindaklanjuti Penemuan KRI Nanggala-402, Polri Dirikan 2 Posko SAR : e-Kompas.ID Nasional


SEORANG perempuan indigo bernama Veronika Jelita mengaku pernah makan di warung bakso memakai berpenglaris. Kejadian itu dialami oleh Veronika sekitar tahun 2016 jam 3 siang. Saat itu Veronika dan teman berkumpul bersama siang itu.

Karena mereka berkuliah di berbeda tempat, mereka selalu memanfaatkan waktu luang mereka untuk hangout bareng. Saat tengah asyik mengobrol, mereka merasa lapar. Akhirnya mereka memutuskan untuk makan bakso di warung bakso yang sangat terkenal di kota itu.

Baca juga: 

Lalu, teman Vero selanjutnya sebut saja B juga mengalami kejadian aneh. Ia merasa gatal di leher belakang seperti ada yg menggaruk, padahal rambutnya sudah dikuncir saat itu. Vero dan lainnya pun tak ambil pusing karena mereka sedang sibuk makan.

Baca juga: Suasana Mencekam Desa Mati Majalengka, Bikin Merinding

Vero pun juga mengalami kejadian aneh, ia merasa ada yang menarik ubun-ubunnya dan ia merasa ada sesuatu yang aneh pada baksonya.

“Baksonya berasa banyak. Padahal saat di awal dateng hanya ada 5 bakso kecil dan 1 bakso yang besar, sudah beserta sayur dan bihun. kita sampai capek ngunyah. Kita nyadar itu pas udah sampe rumah,” kata Vero.

Tak cukup sampai di situ, teman Vero si C mengungkapkan bahwa ia selalu melihat ada anak kecil yang bolak balik di belakang Vero. Padahal di belakang Vero adalah tembok arah menuju dapur. Otomatis tak akan ada manusia yang berjalan disitu.

Puncaknya adalah Vero melihat sesuatu yang aneh sedang mengaduk makanan.

“Ketika saya lagi asyik makan, dan nunduk sambil benerin rambut. Pas mendangak dan melihat kedepan saya ngeliat ada tuyul yang ngaduk ngaduk kuah bakso di depan,” ujarnya.

“Berbadan kecil, botak, tapi kuku tangan dan kaki panjang, kulitnya bopeng seperti bekas cacar. Saya seketika merinding, nafsu makan hilang, gabisa ngomong. Pas saya terlihat seperti melamun teman saya ngagetin “makan woy mikiran apa kali”. Saya bingung. mau nangis,” tambahnya.

Untungnya ada teman Vero yang sadar akan situasinya dan bertanya ke Vero. Namun Vero hanya bisa terdiam tanpa sepatah kata.

“Pas udah sampe rumah akhirnya saya cerita semua ketemen temen saya, dan mereka sadar emang ada yang gak beres sepertinya sama tempat makan tersebut,” pungkasnya.





Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *