TANGSEL – Dugaan pemerkosaan Bahram Ganda Wijaya (39) terhadap tirinya berinisial S (13), viral di media sosial. Pelaku sempat diamuk warga sebelum akhirnya dibawa ke kantor polisi.
Pelaku baru beberapa tahun ini menikahi janda berinisial BE yang ditinggal meninggal suaminya karena sakit sekira 5 tahun lalu. Dari pernikahannya yang lalu, BE dianugerahi 2 orang anak yakni R (16) dan adiknya S (13).
Keempatnya tinggal di Jalan Musyawarah, RT05 RW04, Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel). Sebagai kepala keluarga, pelaku tak memiliki pekerjaan tetap. Tak hanya itu, warga sekitar menyebutnya sebagai orang yang tertutup.
Baca juga: Viral Video Warga Gerebek Ayah Diduga Perkosa Anak Tiri di Ciputat
“Pekerjaannya serabutan. Saya jarang interaksi dekat sama dia, karena ya mungkin karena tertutup orangnya,” kata Ketua RT 05, Achmad Sofyan (43), ditemui di kediamannya, Senin (5/4/2021).
Pada Minggu 4 April 2021 malam, kediaman pelaku ramai dikepung warga dan keluarga besar korban. Mereka emosi setelah tahu jika selama ini, S menjadi korban pelampiasan seksual ayah tirinya.
“Saya waktu itu lagi ada pekerjaan di luar, terus saya ditelefon katanya ramai di rumah pelaku. Yang datang itu campur ada dari keluarga korban, ada dari warga juga. Akhirnya saya kordinasi ke RW,” sambungnya.
Menurut Sofyan, saat akan dibawa ke Polsek Ciputat, beberapa warga sempat melontarkan bogem mentah ke arah pelaku. Beruntung kejadian itu tak berlangsung lama karena petugas dibantu pengurus lingkungan, berhasil menghalau.
Baca juga: Anggota Linmas Perkosa Gadis Tunawicara di Bekasi, Keluarga Pelaku Ajak Damai
“Dua, tiga kali sempat kena. Namanya warga lagi pada emosi. Saya juga susah menghalau, tapi langsung kita kawal sampai mobil,” ucapnya.
Dilanjutkan dia, kasus itu terungkap setelah korban mengadu kepada kakaknya, R. Lalu R menceritakan kembali kepada bibinya berinisial DA (23). Sofyan menduga, ada ancaman yang disampaikan pelaku hingga korban menutup diri atas kejadian tersebut.


You must be logged in to post a comment Login