BPJS Ketenagakerjaan Disebut Tak Akan Rugi jika Salah Investasi Rp20 Triliun : e-Kompas.ID Economy - e-Kompas.ID
Connect with us

Bisnis

BPJS Ketenagakerjaan Disebut Tak Akan Rugi jika Salah Investasi Rp20 Triliun : e-Kompas.ID Economy


JAKARTA BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) tidak akan merugi meski terindikasi korupsi akibat kesalahan pengelolaan dana investasi, saham, dan reksadana sebesar Rp20 triliun

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mencatat alokasi total dana investasi di BPJSTK sebesar Rp486,3 triliun. Dari dana tersebut, dialokasikan ke saham 17% sebesar dan reksadana 8%.

“Dengan kata lain, dana investasi yang dialokasikan saham dan reksadana 25%. 25% dari Rp486,3 triliun adalah Rp125 triliun. Dana yang besar sekali,” ungkap Said dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Senin (15/2/2021).

Baca Juga: Indikasi Salah Kelola Investasi BPJS Ketenagakerjaan Rp20 Triliun, KSPI: Itu Uangnya Buruh! 

Dari penjelasan Kejaksaan Agung (Kejagung), ada indikasi salah kelola sekitar Rp20 triliun sehingga patut ada dugaan terjadi korupsi.

“Sebesar Rp20 triliun dari Rp125 triliun total saham dan reksadana yang dialokasikan, berarti kan hampir kurang lebih 20%. Besar sekali uang yang jadi potential loss profit akibat salah kelola, kasus BPJSTK ini berbeda dengan kasus di Asabri dan Jiwasraya sebelumnya,” tambah Said.

Hal ini, kata dia, karena dana yang dimiliki oleh BPJSTK sangatlah besar dibandingkan kasus Asabri dan Jiwasraya. Jika ditambah dana iuran jaminan kesehatan dan kematian, lalu 4 program yang masuk di BPJS, dana di BPJSTK bisa mencapai Rp500 triliun lebih.

“Jadi, kalau BPJSTK bilang aman, jelaslah aman dan enggak akan goyah. Bahkan dari total Rp500 triliun tetap akan bisa bayar klaim dan tetap likuid, arus kasnya pasti lancar. Relaksasi iuran pasti bisa, wong dananya gede dan setiap bulan iuran masuk,” jelas Said.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *